MAKASSAR, UPDATESULSEL.ID — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi resmi bergabung dengan Partai Demokrat. Bergabungnya Appi menandai babak baru perjalanan politiknya setelah sebelumnya meninggalkan Partai Golkar
.Kepastian tersebut ditandai dengan penyerahan Kartu Tanda Anggota (KTA) dan pemasangan jaket Partai Demokrat dalam agenda pendidikan politik DPD Partai Demokrat Sulawesi Selatan di Hotel Claro Makassar, Kamis (8/10/2026).
KTA dan jaket Demokrat diserahkan langsung Ketua DPD Partai Demokrat Sulsel Ni’matullah Erbe bersama Kepala Deputi Badan Pembinaan Organisasi, Keanggotaan, dan Kaderisasi (BPOKK) DPP Partai Demokrat Agustinus Tamo Mbapa.
“Selamat datang di Partai Demokrat, mudah-mudahan Pak Appi bisa senang, bisa nyaman,” ujar Ni’matullah.
Masuknya Appi ke Demokrat berlangsung hanya beberapa hari setelah dirinya secara resmi meninggalkan Partai Golkar.
Pada Senin (5/10/2026), Appi menyerahkan surat pengunduran diri sebagai kader Golkar kepada Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel Ilham Arief Sirajuddin (IAS) di kediaman IAS, kawasan Batu Putih, Makassar.
Dalam surat pengunduran tersebut, Appi menyatakan keputusannya diambil setelah melalui pertimbangan yang matang.
Langkah politik Appi kemudian mengarah ke Demokrat setelah sebelumnya mendapat ajakan terbuka dari Ketua Dewan Pakar DPP Partai Demokrat, Andi Alfian Mallarangeng.
Ajakan tersebut mendapat respons positif dari Appi. Ia bahkan mengingat kembali kedekatannya dengan Demokrat dalam perjalanan politiknya, khususnya saat mengikuti Pilwalkot Makassar 2020.
Kala itu, Appi berpasangan dengan kader Demokrat Rahman Bando. Meski pasangan tersebut belum berhasil memenangkan kontestasi, Appi mengaku dukungan Demokrat meninggalkan kesan kuat.
“Pada tahun 2020 pada saat kami maju pasca COVID itu satu-satunya ketua umum partai yang datang ke Makassar untuk memberikan support itu bapak AHY, ketua umum Partai Demokrat datang,” tutur Appi.
Lima tahun setelah Pilwalkot Makassar 2020, Appi kini kembali berada dalam satu barisan dengan Demokrat. Bedanya, kali ini ia tidak lagi berada sebagai kandidat yang diusung, melainkan telah menjadi bagian resmi dari partai tersebut.
Bergabungnya Appi sekaligus membuka babak baru peta politik Makassar dan Sulawesi Selatan, terutama setelah keputusan politiknya meninggalkan Golkar dan memilih berlabuh ke Partai Demokrat.







