AKP Asrullah Rangkul Pemuda di Alun-Alun Makkatang, Semangat Polisi Bersama Masyarakat Diperkuat di Takalar

TAKALAR, UPDATESULSEL.ID – Upaya membangun keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui pendekatan humanis terus dilakukan jajaran Polres Takalar. Kasat Narkoba Polres Takalar, AKP Asrullah, S.H., M.H., turun langsung menemui pemuda dan mahasiswa di Alun-Alun Makkatang Dg Sibali, Takalar, Senin sore (5/10/2026).

Dalam pertemuan tersebut, AKP Asrullah tidak sekadar memberikan imbauan. Ia memilih duduk bersama, berdialog, dan membangun komunikasi secara langsung dengan puluhan pemuda dan mahasiswa yang berada di kawasan tersebut.

Suasana berlangsung santai. Dengan mengenakan kemeja putih, AKP Asrullah terlihat berbaur tanpa sekat bersama para pemuda, sembari berdiskusi mengenai berbagai persoalan yang berkaitan dengan keamanan, pergaulan generasi muda, hingga ancaman penyalahgunaan dan peredaran narkoba.

Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kemitraan antara kepolisian dan masyarakat, khususnya generasi muda yang dinilai memiliki posisi strategis dalam menjaga lingkungan masing-masing.

“Kamtibmas tidak bisa dibangun sendiri oleh polisi. Harus ada kolaborasi. Pemuda adalah mitra strategis, bukan objek. Bersama rakyat Polri kuat, bersama masyarakat kita aman,” ujar AKP Asrullah.

Dalam dialog tersebut, persoalan narkoba menjadi salah satu perhatian utama. AKP Asrullah mengajak pemuda dan mahasiswa tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi turut mengambil peran dalam mencegah peredaran narkoba di lingkungan mereka.

Menurutnya, pemberantasan narkoba tidak cukup hanya mengandalkan tindakan penegakan hukum. Upaya pencegahan dan keterlibatan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam memutus mata rantai peredaran narkoba.

“Kami tidak bisa memberantas narkoba hanya dengan penindakan. Pencegahan adalah kunci. Dan kuncinya ada di adik-adik pemuda ini. Jaga kampungta, jaga Takalarta dari narkoba,” pesannya.

Ia berharap komunikasi langsung dengan pemuda dapat membuka ruang partisipasi yang lebih luas, sehingga masyarakat tidak ragu menyampaikan informasi maupun persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan di lingkungannya.

Langkah AKP Asrullah tersebut menunjukkan bahwa pendekatan kepolisian di tengah masyarakat tidak selalu harus dilakukan melalui kegiatan formal. Dialog sederhana di ruang publik dapat menjadi sarana membangun kepercayaan sekaligus memperkuat komunikasi antara aparat dan generasi muda.

Kehadiran polisi di tengah masyarakat juga diharapkan mampu menciptakan ruang komunikasi yang lebih terbuka, terutama dalam menghadapi persoalan narkoba yang membutuhkan keterlibatan berbagai elemen masyarakat.

Di Takalar, semangat membangun kamtibmas bersama masyarakat kini diwujudkan melalui langkah-langkah yang lebih dekat dengan warga.

Bagi generasi muda, kehadiran polisi bukan semata sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan terbebas dari ancaman narkoba.

Dari Alun-Alun Makkatang Dg Sibali, pesan itu disampaikan secara sederhana: keamanan bukan hanya tugas polisi, melainkan tanggung jawab bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *