Empat Mahasiswa Ilmu Pemerintahan Unismuh Duduki Posisi Strategis PW IPM Sulsel, Kaprodi Beri Apresiasi

MAKASSAR, UPDATESULSEL — Empat mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh Makassar), resmi dikukuhkan sebagai pengurus Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) Sulawesi Selatan periode 2026–2028.

Keempat mahasiswa tersebut adalah Nur Fadilah Ruslan, Sri Wahyuni Akil, Akram Sahabuddin, dan Agus. Mereka dipercaya mengemban amanah pada sejumlah posisi strategis dalam kepengurusan PW IPM Sulsel.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Nur Fadilah Ruslan dipercaya sebagai Wakil Bendahara III, Sri Wahyuni Akil sebagai Bendahara Umum, Akram Sahabuddin sebagai Ketua Bidang Organisasi, serta Agus sebagai Ketua Bidang Kader.

Nursaleh Hartaman, S.IP.,M.IP Ketua Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP Unismuh Makassar

Pencapaian tersebut mendapat apresiasi dari Ketua Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP Unismuh Makassar, Nursaleh Hartaman, S.IP., M.IP. Ia menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada keempat mahasiswa tersebut untuk berkontribusi dalam kepemimpinan organisasi di tingkat wilayah.

“Saya menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas dikukuhkannya empat mahasiswa Ilmu Pemerintahan sebagai pengurus Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) Sulawesi Selatan. Kepercayaan ini merupakan bentuk pengakuan terhadap kapasitas, integritas, serta potensi kepemimpinan mahasiswa kami dalam berkontribusi di tengah masyarakat,” ujarnya.

Menurut Nursaleh, keterlibatan mahasiswa dalam organisasi kepemudaan seperti IPM merupakan ruang pembelajaran penting untuk mengembangkan berbagai kompetensi, mulai dari kepemimpinan, komunikasi, kerja sama, hingga kemampuan mengambil keputusan.

Ia menilai pengalaman berorganisasi juga dapat meningkatkan kepekaan mahasiswa terhadap persoalan sosial dan pemerintahan. Hal tersebut sejalan dengan kompetensi yang dikembangkan dalam Program Studi Ilmu Pemerintahan.

“Keterlibatan mahasiswa dalam organisasi kepemudaan seperti IPM merupakan ruang pembelajaran yang sangat penting untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan, komunikasi, kerja sama, pengambilan keputusan, serta kepekaan terhadap persoalan sosial dan pemerintahan. Pengalaman tersebut juga sejalan dengan kompetensi yang dikembangkan dalam Program Studi Ilmu Pemerintahan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Nursaleh berharap keempat mahasiswa tersebut dapat menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi integritas, serta menghadirkan gagasan dan program yang memberikan manfaat bagi pelajar dan masyarakat Sulawesi Selatan.

“Kami berharap amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi nilai integritas, serta menghadirkan gagasan dan program yang bermanfaat bagi pelajar dan masyarakat Sulawesi Selatan. Semoga pencapaian ini juga menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi, aktif berorganisasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, daerah, dan bangsa,” tambahnya.

Pengukuhan empat mahasiswa tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP Unismuh Makassar. Kepercayaan yang diberikan sekaligus membuka ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kapasitas kepemimpinan, memperluas jejaring, serta mengimplementasikan pengetahuan akademik melalui pengalaman berorganisasi.

Selain menjadi wadah pengembangan diri, organisasi kepemudaan juga berperan dalam membentuk karakter, memperkuat solidaritas, dan menumbuhkan tanggung jawab sosial generasi muda.

Dengan amanah yang diemban selama periode 2026–2028, keempat mahasiswa Ilmu Pemerintahan Unismuh Makassar tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan PW IPM Sulsel sekaligus menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan berprestasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *