Antusiasme Siswa Tinggi, Pilketos SMA Negeri 1 Pangkep Digelar Lewat E-Voting

PANGKEP, UPDATESULSEL.ID- Suasana demokrasi terasa di lingkungan SMA Negeri 1 Pangkajene dan Kepulauan. Ratusan siswa antusias mengikuti Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) atau Pilketos yang digelar secara elektronik menggunakan sistem E-Voting pada Rabu, 30 September 2026.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala UPT SMA Negeri 1 Pangkajene dan Kepulauan. Berbeda dengan pemilihan secara konvensional, seluruh proses pencoblosan dilakukan melalui aplikasi digital yang disediakan Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan.

Pemanfaatan teknologi tersebut membuat proses pemungutan suara berlangsung lebih praktis sekaligus memberikan pengalaman demokrasi digital kepada para peserta didik.

Sebelum pemungutan suara dimulai, pihak sekolah terlebih dahulu memberikan penjelasan mengenai para kandidat, tata cara memilih, hingga mekanisme penggunaan aplikasi E-Voting. Setelah memahami prosedur, para siswa dapat menentukan pilihannya secara langsung melalui sistem yang telah disiapkan.

Antusiasme terlihat dari tingginya keterlibatan siswa selama proses pemilihan. Berdasarkan data yang ditampilkan dalam sistem Pilketos Sulsel, jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) tercatat sebanyak 1.103 pemilih, dengan tingkat partisipasi yang ditampilkan sistem mencapai 91,8 persen.

Dalam pemilihan tersebut, terdapat dua pasangan calon yang bersaing memperebutkan posisi Ketua dan Wakil Ketua OSIS.

Pasangan nomor urut 1, Asrullah L dan Indah Pratiwi, memperoleh 730 suara atau 72,1 persen. Sementara pasangan nomor urut 2, Alif Dirgantara Ansyar dan Zahra Salsabila HM, meraih 283 suara atau 27,9 persen.

Berdasarkan data real count dan penetapan yang ditampilkan pada aplikasi, pasangan nomor urut 1 memperoleh suara lebih banyak dibandingkan pasangan nomor urut 2.

Penggunaan E-Voting dalam Pilketos kali ini menjadi bagian dari upaya sekolah memperkenalkan proses demokrasi yang selaras dengan perkembangan teknologi. Siswa tidak hanya belajar memilih pemimpin organisasi, tetapi juga dikenalkan pada pemanfaatan teknologi secara bertanggung jawab.

Selain itu, sistem digital memungkinkan proses penghitungan suara dipantau secara lebih terbuka melalui aplikasi. Perolehan suara dapat diperbarui seiring masuknya suara dari para pemilih.

Pihak sekolah berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada proses pergantian kepemimpinan OSIS. Pilketos juga diharapkan menjadi ruang pembelajaran bagi siswa untuk memahami nilai demokrasi, tanggung jawab, kejujuran, partisipasi, serta pentingnya menggunakan teknologi secara positif.

Tingginya partisipasi dalam pemilihan menjadi bagian dari gambaran keterlibatan siswa SMA Negeri 1 Pangkajene dan Kepulauan dalam menentukan kepemimpinan organisasi di lingkungan sekolah.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *