Enam Bulan TPP Tak Dibayarkan, Ribuan ASN Takalar Ancam Mogok Kerja

TAKALAR, UPDATSULSEL.ID – Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Takalar mulai kesal dengan ulah pemerintah Kabupaten. Musababnya, sudah enam bulan mereka gigit jari karena belum terima Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).

Kondisi tersebut pun membuat para ASN di wilayah Butta Panranuangku berencana mogok kerja massal bila Pemkab Takalar tak urungkan niatnya untuk membayarkan TPP mereka dalam waktu dekat ini.

“Kalau dalam waktu dekat Pemkab tak segera membayarkan TPP ribuan ASN Takalar maka kami akan melakukan mogor kerja massal,” kata sejumlah ASN yang tak bersedia ditulis namanya saat dikonfirmasi di alun-alun kota Takalar, Selasa (22/9/2026).

Sebelumnya, setelah tertunda kurang lebih enam bulan, Pemerintah Kabupaten Takalar memastikan pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Aparatur Sipil Negara (ASN) periode Januari hingga Maret 2026 mulai diproses dan segera dicairkan.

Kepastian tersebut disampaikan Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, usai pelaksanaan Upacara Hari Kesadaran Nasional, Rabu (17/6/2026), di ruang rapat Bupati Takalar.

Menurutnya, keterlambatan pembayaran TPP sebelumnya disebabkan adanya perubahan regulasi melalui Peraturan Bupati (Perbup) yang mengatur sistem pembayaran berbasis kinerja.

Jika sebelumnya TPP dibayarkan setiap bulan, kini mekanisme pembayaran dilakukan setiap tiga bulan menyesuaikan kondisi serta ketersediaan anggaran daerah.


“Pembayaran yang diproses saat ini adalah TPP periode Januari, Februari, dan Maret 2026, dan Pemkab Takalar telah menyiapkan anggaran sekitar Rp13 miliar untuk pembayaran TPP ASN tersebut,” jelas Mohammad Firdaus Daeng Manye belum lama ini.(*)

S