Siswi MTsN 1 Makassar Tembus Ajang Internasional, Fathin Shidqia Raih Bronze Medal ILSO 2026

MAKASSAR, UPDATESULSEL.ID — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar asal Kota Makassar di kancah internasional. Fathin Shidqia Ikram, siswa kelas VII Tahfidz MTsN 1 Kota Makassar, berhasil meraih Bronze Medal dalam ajang International Life Science Olympiad (ILSO) 2026.

Kompetisi tersebut berlangsung di Bali pada 3–6 September 2026 dan mempertemukan pelajar dari berbagai negara dalam kompetisi bidang ilmu hayati.

Fathin berhasil menunjukkan kemampuannya di tengah persaingan peserta dari 13 negara, yakni Bangladesh, Bolivia, Kanada, India, Indonesia, Kazakhstan, Kyrgyzstan, Mongolia, Pakistan, Filipina, Singapura, Turkmenistan, dan Amerika Serikat.

ILSO sendiri merupakan kompetisi sains internasional yang berfokus pada bidang life science atau ilmu hayati. Materi yang diperlombakan mencakup sejumlah bidang, di antaranya biologi, bioteknologi, genetika molekuler, hingga ekologi.

Ajang tersebut diselenggarakan oleh Organizing Center for STEM Olympiad (OCSO) sebagai wadah bagi pelajar untuk menguji kemampuan akademik sekaligus mendapatkan pengalaman berkompetisi di tingkat internasional.

Bagi Fathin, medali perunggu yang diraihnya bukan sekadar penghargaan, tetapi juga menjadi pengalaman berharga untuk mengukur kemampuan dan meningkatkan motivasi belajar.

“Saya sangat senang dan bersyukur bisa mendapatkan Bronze Medal di ILSO 2026. Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi saya dan membuat saya semakin termotivasi untuk belajar dan mencoba kompetisi lainnya,” kata Fathin.

Capaian tersebut sekaligus membawa nama Indonesia, Sulawesi Selatan, khususnya Kota Makassar dan MTsN 1 Kota Makassar ke panggung kompetisi sains internasional.

Kepala MTsN 1 Kota Makassar, Dr. Hj. Nuraedah, menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih Fathin.Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kerja keras, semangat belajar, serta keberanian siswa untuk mengambil kesempatan berkompetisi di tingkat internasional.

“Kami sangat bangga atas prestasi yang diraih Fathin. Ini merupakan pencapaian yang membanggakan bagi madrasah,” ujar Nuraedah.

Ia berharap prestasi Fathin dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi dan berani mengikuti berbagai kompetisi.

“Kami berharap capaian ini juga dapat menjadi penyemangat bagi siswa-siswi lainnya agar tidak takut bermimpi, berani mencoba, dan terus mengembangkan kemampuan melalui berbagai kompetisi, baik di tingkat nasional maupun internasional,” jelasnya.

MTsN 1 Kota Makassar sendiri selama ini mengembangkan berbagai program untuk mendukung potensi peserta didik, mulai dari kelas Sains dan Riset, Bilingual, Tahfidz, Skill, hingga program asrama atau boarding school.

Pengembangan tersebut diarahkan untuk memadukan kemampuan akademik, sains, teknologi, serta nilai-nilai keislaman.

Prestasi Fathin menjadi tambahan catatan bagi madrasah dalam membangun budaya prestasi sekaligus menunjukkan bahwa siswa madrasah memiliki peluang untuk bersaing di level internasional.

Bagi Fathin, Bronze Medal ILSO 2026 menjadi langkah awal untuk terus belajar dan menghadapi kompetisi berikutnya dengan pengalaman yang lebih matang.Dari Bali, sebuah medali perunggu menjadi bukti bahwa potensi pelajar Makassar mampu bersaing dalam panggung sains internasional.