Gebrakan Baru Tim Jurnalistik dan Karya Sastra SMAN 6 Takalar, Usai Pengukuhan Anggota Baru Langsung Dibekali Skill Canva

Avatar of Admin UPDATESULSEL.ID
UPDATESULSEL.ID TERKINI 20260809 203926 0000 l Update Sulsel

TAKALAR, UPDATESULSEL.ID — Tim Jurnalistik dan Karya Sastra UPT SMA Negeri 6 Takalar Masa Bakti 2025–2026 kembali menghadirkan terobosan baru. Kali ini, tim tersebut menggelar Kelas Eksklusif yang dirangkaikan dengan Pengukuhan Anggota Baru.

Kegiatan tersebut berlangsung di Laboratorium Kimia SMA Negeri 6 Takalar, Sabtu (8/8/2026), dan diikuti puluhan peserta dari anggota baru Tim Jurnalistik dan Karya Sastra.

Pasang Iklan Update Sulsel

Kegiatan turut dihadiri Pembina Tim Jurnalistik dan Karya Sastra, Nurlinda, S.Pd., Demisioner Ketua Tim Jurnalistik dan Karya Sastra, Muhammad Nur Rasul, Ketua dan Wakil Ketua Tim Jurnalistik dan Karya Sastra Masa Bakti 2025–2026, Sri Wahyuni dan Ria, beserta jajaran pengurus.

Yang menarik, dalam Kelas Eksklusif tersebut, Muhammad Nur Rasul yang merupakan mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Muhammadiyah Makassar didaulat menjadi pembicara untuk membedah berbagai fitur Canva di hadapan para peserta.

Materi tersebut diarahkan untuk membekali anggota baru dengan keterampilan desain yang dapat menunjang aktivitas jurnalistik, khususnya dalam menghasilkan konten visual yang informatif, kreatif dan menarik.

Ketua Tim Jurnalistik dan Karya Sastra SMAN 6 Takalar, Sri Wahyuni, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh anggota baru yang telah bergabung.

Ia berharap Kelas Eksklusif tersebut tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi ruang bagi anggota untuk menambah wawasan, mengembangkan kreativitas dan meningkatkan kemampuan dalam menghasilkan karya.

Sementara itu, Pembina Tim Jurnalistik dan Karya Sastra SMAN 6 Takalar, Nurlinda, S.Pd., mengapresiasi keberlanjutan inovasi yang dilakukan oleh tim dari tahun ke tahun.

Menurutnya, setiap periode kepengurusan memiliki terobosan masing-masing yang turut mendorong perkembangan Tim Jurnalistik dan Karya Sastra. Ia menyebut, pada Masa Bakti 2023–2025 di bawah kepemimpinan Muhammad Nur Rasul dan Alif Nurhidayat, Tim Jurnalistik berhasil menghadirkan Sekolah Jurnalistik yang kemudian menjadi salah satu program unggulan dan menjadi program prioritas setiap kepengurusan.

Selain itu, pada periode tersebut, Tim Jurnalistik dan Karya Sastra juga untuk pertama kalinya menggelar Musyawarah Besar (Mubes) sebagai bagian dari proses regenerasi kepengurusan.

Menurut Nurlinda, inovasi tersebut tidak berhenti setelah pergantian kepemimpinan. Di bawah kepemimpinan Sri Wahyuni dan Ria, tim kembali menghadirkan inovasi baru melalui Kelas Eksklusif dan Pengukuhan Anggota Baru yang menjadi kegiatan perdana dalam sejarah Tim Jurnalistik dan Karya Sastra SMAN 6 Takalar.

Nurlinda juga memberikan apresiasi khusus kepada Muhammad Nur Rasul yang dinilai tetap memberikan perhatian terhadap perkembangan tim meskipun telah menyelesaikan masa kepengurusannya. Ia menilai, kontribusi demisioner tetap menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan program dan membangun regenerasi.

Nurlinda berharap kebersamaan yang telah terbangun dapat terus dipertahankan oleh kepengurusan baru. Ia juga berpesan agar Tim Jurnalistik dan Karya Sastra SMAN 6 Takalar dapat menjadi ruang bagi para pelajar untuk berkembang, belajar dan menghasilkan karya-karya terbaik serta kreatif bagi sekolah dan ekstrakurikuler tersebut.

Setelah sambutan sekaligus pembukaan kegiatan, prosesi pengukuhan anggota baru dilaksanakan oleh Pembina Tim Jurnalistik dan Karya Sastra.

Pengukuhan ditandai dengan penyematan tali di lengan peserta sebagai simbol penerimaan dan penyambutan anggota baru ke dalam keluarga besar Tim Jurnalistik dan Karya Sastra SMAN 6 Takalar.

Usai prosesi pengukuhan, kegiatan dilanjutkan dengan materi Kelas Eksklusif yang dibawakan Muhammad Nur Rasul dan dipandu oleh Sri Wahyuni.

Disisi lain, Saat konfirmasi wartawan usai kegiatan, Muhammad Nur Rasul menyampaikan bahwa perkembangan teknologi digital harus dapat dimanfaatkan secara positif oleh pelajar, khususnya mereka yang aktif dalam dunia jurnalistik dan karya sastra.

Menurutnya, kemampuan membuat desain menjadi salah satu keterampilan pendukung yang penting bagi anggota tim jurnalistik. Sebab, karya jurnalistik saat ini tidak hanya disajikan dalam bentuk tulisan, tetapi juga membutuhkan visual yang menarik agar informasi dapat diterima masyarakat dengan lebih mudah.

“Canva bukan hanya sekadar aplikasi untuk membuat desain. Di dalamnya ada banyak fitur yang bisa dimanfaatkan untuk menunjang kerja-kerja jurnalistik, mulai dari membuat poster, infografis, konten media sosial, presentasi, hingga kebutuhan publikasi lainnya,” ujar Muhammad Nur Rasul.

Ia menekankan, penggunaan teknologi tidak boleh membuat pelajar kehilangan kreativitas. Sebaliknya, teknologi harus menjadi alat untuk membantu mengembangkan ide dan menghasilkan karya yang inovatif.

“Jangan hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi jadilah orang yang mampu memanfaatkan teknologi untuk menghasilkan sesuatu. Teman-teman di Tim Jurnalistik harus mampu melihat perkembangan digital sebagai peluang untuk berkarya,” katanya.

Muhammad Nur Rasul juga mengajak para peserta untuk terus belajar dan tidak takut melakukan kesalahan dalam proses berkarya.Menurutnya, kemampuan desain maupun jurnalistik tidak dapat diperoleh secara instan, tetapi membutuhkan proses latihan yang konsisten.

“Tidak perlu langsung merasa harus sempurna. Mulai saja dari hal-hal sederhana, kemudian terus belajar, mencoba fitur-fitur baru, dan mengevaluasi hasil karya kita. Dari situlah kemampuan akan berkembang,” tuturnya.

Ia berharap Kelas Eksklusif tersebut dapat menjadi awal bagi lahirnya anggota-anggota baru yang tidak hanya aktif dalam kegiatan jurnalistik, tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi digital untuk menghasilkan karya yang kreatif, informatif dan bermanfaat.

Dengan semangat regenerasi dan inovasi, Tim Jurnalistik dan Karya Sastra SMAN 6 Takalar diharapkan terus menjadi wadah bagi pelajar untuk mengasah kemampuan menulis, berpikir kritis, mengembangkan kreativitas serta memproduksi karya yang mampu membawa nama baik sekolah.