TAKALAR, UPDATESULSEL.ID – Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Takalar masa bakti 2025–2029 resmi dilantik, Senin (29/6/2026). Pelantikan yang dirangkaikan dengan rapat kerja tersebut menjadi tonggak awal penguatan pembinaan olahraga di Kabupaten Takalar menuju prestasi yang lebih kompetitif di tingkat provinsi maupun nasional.
Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Bupati Takalar, H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, dan dihadiri Ketua DPRD Takalar, Dandim 1426/Takalar, Ketua Harian KONI Sulawesi Selatan, jajaran pengurus KONI, pengurus cabang olahraga (cabor), serta sejumlah tamu undangan.
Kompol Alauddin Torki resmi mengemban amanah sebagai Ketua KONI Kabupaten Takalar. Dalam sambutannya, ia menegaskan komitmennya membangun organisasi yang solid, profesional, dan berorientasi pada peningkatan prestasi atlet.
“KONI harus menjadi rumah besar bagi seluruh insan olahraga. Kami siap memperkuat pembinaan atlet sejak dini serta bersinergi dengan seluruh cabang olahraga demi membawa Takalar meraih prestasi terbaik, khususnya pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov),” ujar Torki.
Sementara itu, Bupati Takalar Daeng Manye menegaskan bahwa kemajuan olahraga hanya dapat dicapai melalui sistem pembinaan yang terstruktur, berkelanjutan, dan berbasis ilmu pengetahuan.
Ia mencontohkan keberhasilan negara-negara seperti Amerika Serikat dan Tiongkok yang menjadikan olahraga sebagai bagian penting dari sistem pendidikan dan budaya masyarakat sehingga mampu melahirkan atlet kelas dunia.
“Olahraga bukan sekadar mengejar medali. Olahraga mampu mengangkat nama daerah, menggerakkan perekonomian, bahkan menjadi instrumen pembangunan,” kata Daeng Manye.
Bupati juga memasang target tinggi bagi kepengurusan KONI yang baru, yakni membawa Kabupaten Takalar menembus peringkat 10 besar pada Porprov Sulawesi Selatan mendatang.
“Hari ini kita melantik Ketua KONI Takalar yang baru. Saya yakin dengan semangat yang ditunjukkan, Takalar mampu masuk 10 besar Porprov. Spirit itu harus ada, tidak boleh loyo,” tegasnya.
Sebagai bentuk dukungan, Daeng Manye bahkan menjanjikan bonus bagi atlet peraih medali apabila target 10 besar berhasil dicapai.
Selain fokus pada prestasi, Pemerintah Kabupaten Takalar juga mendorong pembangunan ekosistem olahraga melalui kolaborasi pentahelix yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, akademisi, masyarakat, dan media.
Menurutnya, olahraga harus dikembangkan menjadi sektor yang produktif melalui konsep sport business dan sport tourism, sehingga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat sekaligus mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Bupati turut mengungkapkan bahwa Pemkab Takalar telah mengusulkan pembangunan Stadion Takalar dan Sport Center kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga sebagai bagian dari penguatan infrastruktur olahraga daerah.
Di akhir sambutannya, Daeng Manye mengajak seluruh pengurus KONI dan cabang olahraga meninggalkan ego sektoral serta mengedepankan semangat kebersamaan.
“Yang kita perjuangkan bukan kepentingan cabang olahraga masing-masing, tetapi nama besar Kabupaten Takalar. Hilangkan egoisme, bangun kekompakan, dan jadikan KONI sebagai rumah besar seluruh insan olahraga,” pesannya.
Pelantikan dan rapat kerja tersebut diharapkan menjadi awal lahirnya kepengurusan KONI Kabupaten Takalar yang semakin solid, profesional, dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi hingga nasional.







