MAROS, UPDATE SULSEL. ID– Grand Final Pemilihan Duta Anak Kabupaten Maros Tahun 2026 berlangsung sukses dan meriah di Gedung Serbaguna Kecamatan Turikale, Kamis (25/6/2026).
Kegiatan yang dihadiri sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) serta Ketua DPRD Kabupaten Maros ini menjadi momentum penting dalam mendorong peran aktif anak-anak sebagai generasi penerus yang kreatif, berprestasi, dan berdaya saing.
Acara yang mengusung konsep partisipasi anak tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan karakter, kepemimpinan, dan pengembangan potensi anak-anak di Kabupaten Maros.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Maros, Muhammad Aris, S.Sos., M.Si, menegaskan bahwa para peserta yang terpilih sebagai Duta Anak diharapkan mampu menjadi teladan bagi generasi muda lainnya.
Menurutnya, keberadaan Duta Anak harus dimanfaatkan secara maksimal untuk mengharumkan nama daerah sekaligus menjadi inspirasi bagi anak-anak di Kabupaten Maros.
“Duta Anak bukan hanya sebuah gelar, tetapi juga amanah untuk menjadi contoh yang baik bagi generasi muda. Kami berharap para finalis mampu membawa nama baik Kabupaten Maros dan berkontribusi dalam berbagai kegiatan positif,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa Kabupaten Maros memiliki banyak anak muda yang kreatif dan berbakat. Karena itu, ajang Pemilihan Duta Anak menjadi sarana untuk menampilkan potensi terbaik mereka sekaligus memperkuat peran anak dalam pembangunan daerah.
Dalam kesempatan tersebut, panitia juga menyerahkan piagam penghargaan kepada para camat se-Kabupaten Maros sebagai bentuk apresiasi atas dukungan mereka terhadap program pemenuhan hak dan perlindungan anak di wilayah masing-masing.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Maros, Gemilang, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai Pemilihan Duta Anak merupakan kebanggaan bersama yang dapat melahirkan generasi muda berprestasi dan berkarakter.
“Melalui kegiatan ini, anak-anak dapat mengembangkan bakat, meningkatkan kepercayaan diri, dan menjadi generasi yang mampu membawa nama baik daerah hingga ke tingkat yang lebih tinggi,” katanya.
Ia berharap para peserta yang mengikuti proses seleksi hingga grand final dapat terus mengasah kemampuan dan menjadikan pengalaman tersebut sebagai motivasi untuk meraih prestasi yang lebih besar di masa depan.
Kegiatan yang dimulai pukul 13.00 WITA itu berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme dari peserta, orang tua, serta para tamu undangan yang hadir.
Grand Final Duta Anak Maros 2026 diharapkan menjadi langkah nyata dalam mencetak generasi muda yang cerdas, kreatif, serta peduli terhadap lingkungan dan masyarakat.(*)







