Gubernur Sulawesi Selatan Evaluasi Calon Kepala Sekolah, 551 Nama Diseleksi untuk 114 Jabatan Definitif

Avatar of Zull
Gubernur Sulawesi Selatan 20260524 124610 0000 l Update Sulsel

MAKASSAR, UPDATESULSEL.ID — Proses penentuan Calon Kepala Sekolah (Kepsek) di Sulawesi Selatan memasuki tahap evaluasi akhir. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan saat ini tengah melakukan peninjauan menyeluruh terhadap ratusan nama calon kepala sekolah sebelum diajukan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, mengungkapkan bahwa daftar nama calon kepala sekolah telah berada di tangannya untuk dilakukan evaluasi sebagai bagian dari kewenangannya selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK).Pernyataan tersebut disampaikan usai membuka kegiatan penyelesaian administrasi sapi kurban Presiden di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Kamis (21/5/2026).

“Sudah dipegang (nama-namanya), yang mau dicoret juga sudah dipegang, tapi belum tahu mana yang akan dicoret,” ujar Andi Sudirman.

Menurutnya, proses evaluasi dilakukan secara cermat guna memastikan calon kepala sekolah yang terpilih benar-benar memenuhi standar kompetensi, integritas, dan kapasitas kepemimpinan di lingkungan pendidikan.

“Kita evaluasi dulu, kita evaluasi dulu. Kita mengevaluasi hasil 2025 dan nanti, apakah layak atau tidak,” tambahnya.

Proses seleksi kepala sekolah di Sulawesi Selatan sebelumnya telah melewati berbagai tahapan, mulai dari pendaftaran hingga pelaksanaan tes seleksi. Dari keseluruhan proses tersebut, sebanyak 551 nama dinyatakan memenuhi persyaratan awal dan masuk dalam tahap penilaian lanjutan.

Namun, dari ratusan kandidat tersebut, hanya 114 jabatan kepala sekolah definitif yang akan diisi. Posisi tersebut diprioritaskan untuk sekolah-sekolah yang saat ini masih dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt) maupun kepala sekolah yang masa jabatannya telah berakhir.

Kebijakan ini dinilai penting karena kepala sekolah memiliki peran strategis dalam pengelolaan satuan pendidikan serta peningkatan mutu pembelajaran di sekolah.

Sebelumnya, para guru dan calon kepala sekolah telah mengikuti serangkaian tahapan seleksi yang dirancang pemerintah provinsi untuk menjaring figur terbaik, tidak hanya dari aspek administratif, tetapi juga kemampuan manajerial dan kepemimpinan.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menilai penguatan tata kelola pendidikan harus dimulai dari penempatan kepala sekolah yang tepat agar mampu mendorong peningkatan kualitas pendidikan di berbagai daerah.

Saat ini, proses evaluasi masih berlangsung. Publik pun menantikan hasil akhir penetapan nama-nama kepala sekolah definitif yang akan memimpin satuan pendidikan di berbagai wilayah Sulawesi Selatan.