Daerah  

Petani Keluhkan Distribusi Air Irigasi Tak Lancar, Jalur Utama Bulukunyi–Patte’ne Diduga Dipenuhi Bendung Ilegal

Avatar of IAN
Ilustrasi 20260514 065331 0000 l Update Sulsel

TAKALAR, UPDATESULSEL.ID– Sejumlah petani di wilayah Kelurahan Bulukunyi hingga Kelurahan Patte’ne, Kabupaten Takalar, mengeluhkan distribusi air irigasi yang dinilai tidak berjalan lancar.

Mereka menduga terdapat sejumlah bendung ilegal atau “jempangang” yang dipasang di jalur utama irigasi oleh oknum tertentu untuk menguasai aliran air.

Sekretaris Jaksa Agung

Kejati Sulawesi Selatan

Bendung liar tersebut disebut dibuat menggunakan batu besar dan papan kayu yang dipasang berjejer di beberapa titik saluran irigasi dari arah Bulukunyi menuju Pangkarode–Patte’ne. Akibatnya, aliran air ke sawah milik petani lain menjadi tersendat bahkan tidak merata.

Seorang petani yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan, masyarakat sebenarnya ingin membongkar bendung tersebut. Namun mereka khawatir tindakan itu memicu perselisihan hingga bentrokan fisik antar petani.

“Kalau masyarakat yang bongkar sendiri, takut terjadi konflik. Karena ada oknum yang seolah mengatur pengairan sesuka hati,” ujarnya.

Para petani berharap pihak terkait, termasuk Balai Pompengan wilayah Bendungan Pammukkulu, pemerintah setempat, dan Dinas Pekerjaan Umum bidang pengairan segera turun tangan melakukan penertiban.

Menurut mereka, kondisi ini membuat distribusi air tidak adil karena hanya sebagian kecil petani yang menikmati pasokan air secara maksimal, sementara petani lain kesulitan mengairi sawah mereka.

Warga juga meminta pengawasan rutin dilakukan di sepanjang jalur irigasi menuju Pangkarode–Patte’ne agar praktik pembendungan liar tidak terus berulang dan merugikan masyarakat luas.

“Jangan sampai persoalan air ini memicu bentrokan antar petani. Kami berharap pemerintah segera mengatur distribusi air dengan baik melalui jalur cabang yang benar,” tegas warga lainnya.

Keluhan tersebut kini menjadi perhatian masyarakat setempat karena keberlangsungan irigasi sangat menentukan hasil panen petani di wilayah Bulukunyi dan Patte’ne.(*)