MAKASSAR, UPDATE SULSEL.ID – Awal tahun 2026 menjadi momentum positif bagi Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Makassar. Lelang perdana yang digelar pada Selasa, 7 Januari 2026, mencatatkan hasil menggembirakan setelah objek tanah dan bangunan terjual jauh di atas nilai limit yang ditetapkan.
Dalam lelang tersebut, objek yang semula dipatok dengan nilai limit Rp300 juta berhasil terjual secara kompetitif dengan harga Rp399 juta. Capaian ini menunjukkan tingginya antusiasme peserta sekaligus meningkatnya kepercayaan publik terhadap mekanisme lelang negara.
Lelang dipimpin langsung oleh Pejabat Lelang Ahli Pertama KPKNL Makassar, Wahyu Bintoro, S.E., atas permohonan dari BRI Kantor Cabang Takalar. Proses lelang berlangsung transparan dan sesuai ketentuan, sehingga mendorong persaingan sehat antar peserta.
“Lonjakan nilai jual ini mencerminkan minat masyarakat yang tinggi serta efektivitas sistem lelang yang kami terapkan,” ujar Wahyu Bintoro dalam keterangannya.
Ia menambahkan, kenaikan harga hampir Rp100 juta dari nilai limit menjadi indikator bahwa lelang negara masih sangat relevan sebagai instrumen optimalisasi aset. Selain memberikan nilai ekonomis yang maksimal, lelang juga menjamin proses yang adil dan akuntabel.
Keberhasilan lelang pembuka tahun ini dinilai sebagai sinyal positif bagi kinerja KPKNL Makassar sepanjang 2026. Pihaknya pun menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan kepada pemohon lelang maupun masyarakat luas.
“Kami berkomitmen menghadirkan layanan lelang yang profesional, transparan, dan berintegritas demi memberikan manfaat optimal bagi seluruh pemangku kepentingan,” tegas Wahyu.
Dengan capaian tersebut, KPKNL Makassar optimistis mampu menjaga tren kinerja lelang yang produktif sepanjang 2026 sekaligus memperkuat peran strategisnya dalam pengelolaan kekayaan negara dan pelayanan publik di bidang lelang. (*)







