Kepala Sekolah Rakyat Pangkep, Marwah, mengatakan bahwa pendidikan seharusnya tidak hanya mengejar nilai akademik semata
PANGKEP, UPDATESULSEL.ID – Di tengah berbagai persoalan dunia pendidikan, mulai dari keterbatasan ekonomi keluarga, ancaman putus sekolah, hingga rendahnya motivasi belajar di kalangan anak rentan, Sekolah Rakyat di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) hadir membawa pendekatan berbeda.
Sekolah ini tidak hanya menjadi tempat belajar formal, tetapi juga ruang pembinaan karakter dan pengembangan potensi siswa melalui pendekatan yang lebih humanis dan dekat dengan kehidupan mereka sehari-hari.
Kepala Sekolah Rakyat Pangkep, Marwah, mengatakan bahwa pendidikan seharusnya tidak hanya mengejar nilai akademik semata. Menurutnya, banyak anak sebenarnya memiliki kemampuan besar, namun kehilangan semangat belajar karena kurang mendapat perhatian dan dukungan emosional.
“Anak-anak hari ini tidak hanya membutuhkan pelajaran di kelas, tetapi juga pendampingan, perhatian, dan ruang untuk dihargai. Banyak dari mereka memiliki potensi luar biasa, namun tertutup oleh tekanan hidup dan kondisi sosial,” ujarnya saat ditemui dalam kegiatan pembinaan siswa di Pangkep.
Ia menjelaskan, pendekatan humanis menjadi fondasi utama dalam sistem pembelajaran di Sekolah Rakyat. Para guru didorong untuk tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga menjadi pendamping yang memahami kondisi psikologis, sosial, hingga latar belakang keluarga siswa.
Melalui pendekatan tersebut, Sekolah Rakyat mencoba mematahkan pola pendidikan yang terlalu berfokus pada angka, ranking, dan capaian akademik semata. Menurut Marwah, banyak potensi non-akademik anak yang selama ini terabaikan, padahal dapat menjadi modal besar bagi masa depan mereka.
“Kami menemukan banyak siswa yang sebelumnya dianggap biasa di sekolah formal, ternyata memiliki bakat luar biasa ketika diberikan ruang yang tepat. Ada yang menonjol di bidang seni, olahraga, komunikasi, hingga keterampilan praktik,” jelasnya.
Sebagian siswa di Sekolah Rakyat diketahui berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi. Tidak sedikit yang harus membantu orang tua bekerja, menghadapi persoalan keluarga, hingga tekanan sosial yang memengaruhi proses belajar mereka.
Karena itu, Sekolah Rakyat Pangkep hadir bukan sekadar institusi pendidikan, tetapi juga menjadi ruang perlindungan sosial bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian dan arah masa depan.
“Pendidikan yang baik harus mampu menjaga rasa percaya diri anak. Jangan sampai sekolah justru membuat siswa merasa gagal atau tidak berguna,” tegas Marwah.
Selain pembelajaran akademik, Sekolah Rakyat juga aktif mengembangkan berbagai program penguatan talenta siswa, seperti kegiatan seni, olahraga, literasi, pelatihan keterampilan, hingga pembinaan karakter. Program tersebut dirancang agar siswa dapat mengenali kemampuan dan minat mereka sejak dini.
Langkah ini dinilai penting di tengah meningkatnya tantangan generasi muda, termasuk pengaruh pergaulan bebas, kecanduan gawai, serta menurunnya motivasi belajar di sebagian kalangan remaja.
Meski masih menghadapi keterbatasan fasilitas, tenaga pendamping, dan dukungan anggaran, Sekolah Rakyat Pangkep tetap berupaya bertahan melalui semangat kolaborasi bersama masyarakat.
Marwah berharap pemerintah daerah, dunia usaha, dan berbagai pihak dapat memberikan perhatian lebih terhadap pendidikan berbasis pemberdayaan sosial seperti Sekolah Rakyat. Menurutnya, pembangunan manusia harus menjadi prioritas utama dalam menciptakan generasi masa depan yang mandiri dan tangguh.
“Kalau anak-anak diberi kesempatan berkembang, mereka bisa menjadi generasi yang kuat dan siap menghadapi kehidupan. Pendidikan tidak boleh hanya melahirkan siswa pintar di atas kertas, tetapi juga manusia yang siap bersaing dan bertahan di tengah tantangan zaman,” tutupnya.
Keberadaan Sekolah Rakyat Pangkep kini mulai mendapat perhatian masyarakat karena dinilai mampu menghadirkan sistem pendidikan yang lebih dekat dengan realitas kehidupan anak-anak serta memberi ruang bagi tumbuhnya bakat dan rasa percaya diri generasi muda.(*)









