TAKALAR, UPDATESULSEL.ID– Menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, Polres Takalar menggelar rapat koordinasi (rakor) lintas sektoral untuk memastikan pelayanan dan pengamanan maksimal bagi masyarakat. Kegiatan berlangsung Senin pagi, pukul 09.30 Wita, di Aula Wicaksana Laghawa Polres Takalar.
Rakor dipimpin langsung Kapolres Takalar AKBP Supriadi Rahman, S.I.K., M.M., dan dihadiri berbagai unsur Forkopimda serta instansi terkait. Hadir antara lain Dandim 1426 Takalar Letkol Inf Anton Timotius Milala, S.E., M.I.P., Staf Ahli Bupati Takalar bidang Ekonomi, Pertanian, dan Keuangan H. Abd. Haris, S.E., Wakapolres Takalar Kompol Alauddin Torki, S.Sos., M.Si., jajaran pejabat utama Polres, para kapolsek, serta perwakilan instansi teknis seperti Kemenag, Dinas Pariwisata, Perhubungan, Kesehatan, BPBD, PSC, RAPI, dan Senkom.
Acara diawali dengan pembukaan, pembacaan doa, dan menyanyikan lagu Indonesia Raya, sebelum dilanjutkan dengan sambutan dari para pimpinan instansi.
Dalam arahannya, Kapolres Takalar menekankan pentingnya sinergi lintas sektor demi menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat. “Idul Fitri adalah momen yang sangat dinantikan masyarakat. Seluruh stakeholder harus saling bahu-membahu meminimalisir potensi gangguan kamtibmas agar masyarakat dapat merayakannya dengan aman dan nyaman,” ujarnya.
Ia menambahkan, Operasi Ketupat bukan hanya soal pengamanan lalu lintas tahunan, tetapi juga menjadi wujud pelayanan nyata Polri kepada masyarakat. Kapolres meminta semua pihak mengantisipasi potensi kerawanan seperti kelangkaan bahan pangan, stabilitas harga kebutuhan pokok, serta keterlambatan pasokan BBM.
Dandim 1426 Takalar, Letkol Inf Anton Timotius Milala, menegaskan kesiapan TNI mendukung penuh Operasi Ketupat 2026. “Kami siap bersinergi agar masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan lancar,” tuturnya.
Sementara itu, Staf Ahli Bupati Takalar, H. Abd. Haris, menyampaikan apresiasi kepada Polres Takalar. Menurutnya, setiap perayaan Idul Fitri selalu menghadirkan dinamika berbeda, mulai dari mobilitas kendaraan hingga aktivitas masyarakat. “Kesiapsiagaan semua pihak menjadi kunci keberhasilan pengamanan,” katanya.
Operasi Terpusat Ketupat 2026 di Kabupaten Takalar akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan melibatkan 132 personel gabungan. Operasi ini bertujuan menjaga kekhusyukan Ramadan, memastikan keamanan dan kelancaran lalu lintas, serta menekan angka kriminalitas dan kecelakaan.
Dengan kolaborasi lintas sektor yang solid, diharapkan masyarakat Kabupaten Takalar dapat menikmati perayaan Idul Fitri 1447 H dengan aman, nyaman, dan tertib (*)







