Tekan Stunting, Babinsa Desa Lassang Aktif Dampingi Posyandu dan Penimbangan Balita

IMG 20260218 WA0060

TAKALAR, UPDATESULSEL.CO– Upaya percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Takalar terus digencarkan. Salah satunya melalui keterlibatan aktif aparat kewilayahan. Babinsa Desa Lassang dari Koramil 1426-01/Polut, Kodim 1426/Takalar, Serda Ramli, turun langsung mendampingi kegiatan Posyandu di Desa Lassang, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Rabu (18/02/2026).

Kegiatan tersebut meliputi penimbangan balita, pengukuran tinggi badan, serta pemeriksaan kesehatan ibu dan anak sebagai langkah deteksi dini gangguan pertumbuhan. Pendampingan ini menjadi bagian dari komitmen TNI AD dalam mendukung program pemerintah menekan angka stunting hingga ke tingkat desa.

Serda Ramli menegaskan, pemantauan rutin terhadap tumbuh kembang anak sangat penting untuk memastikan tidak terjadi kekurangan gizi maupun gangguan pertumbuhan lainnya.

“Penimbangan dan pemeriksaan kesehatan ini bertujuan mengetahui perkembangan anak sejak dini. Dengan begitu, potensi stunting maupun Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) bisa dicegah lebih awal,” ujarnya.

Menurutnya, sinergi antara tenaga kesehatan, kader Posyandu, dan aparat kewilayahan menjadi kunci dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gizi seimbang bagi balita.

Ia juga berharap kegiatan yang dilakukan secara berkala ini mampu membantu anak-anak yang masuk kategori stunting agar dapat segera dipulihkan dan kembali tumbuh sehat sesuai tahap perkembangannya.

Selain itu, Serda Ramli mengingatkan bahwa peran orang tua sangat menentukan dalam pemenuhan kebutuhan gizi anak, terutama pada masa emas pertumbuhan.

“Anak-anak membutuhkan asupan gizi yang cukup dan seimbang. Perhatian orang tua sangat dibutuhkan agar mereka tumbuh sehat, cerdas, dan kuat,” tutupnya.

Kegiatan Posyandu di Desa Lassang ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi nyata dalam mendukung program nasional percepatan penurunan stunting serta meningkatkan kualitas kesehatan generasi masa depan di Kabupaten Takalar.