Opini  

Founder DPP SKK Awaluddin Anwar: Jangan Hanya Saleh Saat Ramadhan

IMG 20260218 WA0043

MAKASSAR, UPDATESULSEL.ID– Founder DPP SKK, Awaluddin Anwar, mengingatkan umat Islam agar tidak menjadikan Ramadhan sebagai satu-satunya momen meningkatkan kualitas ibadah. Menurutnya, bulan suci harus menjadi titik awal perubahan diri yang berkelanjutan, bukan sekadar rutinitas tahunan.

Dalam pernyataannya di Makassar, ia menegaskan bahwa Ramadhan merupakan “madrasah spiritual” yang melatih kedisiplinan, membentuk karakter, serta menumbuhkan kepedulian sosial. Namun, ia mengingatkan bahwa nilai-nilai tersebut harus terus dijaga bahkan setelah bulan suci berakhir.

“Jadilah hamba yang sesungguhnya, bukan cuma hamba Ramadhan. Ibadah, kejujuran, kepedulian, dan integritas harus tetap hidup dalam keseharian kita, di bulan apa pun,” tegasnya.

Awaluddin menjelaskan, makna Ramadhan tidak hanya sebatas menahan lapar dan dahaga, melainkan juga melatih pengendalian diri, memperbaiki akhlak, serta mempererat hubungan dengan Allah SWT dan sesama manusia. Konsistensi dalam menjalankan shalat berjamaah, membaca Al-Qur’an, bersedekah, serta menjauhi perbuatan negatif menjadi kunci menjaga semangat tersebut.

Lebih lanjut, ia menyampaikan komitmen DPP SKK untuk terus mendorong pembinaan moral dan spiritual di tengah masyarakat, khususnya generasi muda. Ia berharap nilai-nilai kebaikan yang tumbuh selama Ramadhan dapat menjadi budaya sepanjang tahun, bukan hanya tren musiman.

Menurutnya, bangsa yang kuat lahir dari pribadi-pribadi yang berintegritas dan berakhlak mulia. Karena itu, Ramadhan seharusnya melahirkan insan yang lebih bertanggung jawab, baik dalam kehidupan pribadi maupun sosial.

“Ramadhan adalah momentum, tetapi ketakwaan adalah tujuan. Jangan biarkan semangat itu redup setelah bulan suci berlalu,” pungkasnya.(*)