Sunatan Massal HUT Takalar ke-66, 85 Anak Dapat Layanan Gratis dari Pemerintah

Avatar of IAN
IMG 20260202 WA00801 scaled l Update Sulsel

TAKALAR, UPDATE SULSEL. ID– Peringatan Hari Jadi Kabupaten Takalar ke-66 tak hanya dirayakan secara seremonial, tetapi juga diisi dengan kegiatan sosial yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan sunatan massal yang digelar Pemerintah Kabupaten Takalar, Senin (2/2/2026).

Sebanyak 85 anak dari berbagai wilayah di Takalar mengikuti layanan khitan gratis ini. Mereka merupakan peserta yang terdata melalui 17 Puskesmas di seluruh kecamatan. Kegiatan dipusatkan di Markas PSC 119, Jalan Kemakmuran, Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang.

Acara ini menjadi bagian dari rangkaian HUT Takalar dan secara resmi dibuka oleh Ketua Panitia HUT Takalar ke-66, Drs. Achmad Rivai, M.Si, yang hadir mewakili Bupati Takalar. Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa kegiatan sosial seperti ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.

Ketua panitia kegiatan, Abd Marhadi, menjelaskan bahwa sunatan massal bukan hanya bernilai ibadah, tetapi juga memiliki sisi medis yang penting bagi tumbuh kembang anak. Menurutnya, khitan membantu menjaga kebersihan serta mencegah risiko berbagai penyakit.

“Kegiatan ini kami harapkan bisa membantu keluarga yang membutuhkan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan anak,” ujarnya.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Takalar, dr. Hj. Nilal Fauziah, M.Kes, menekankan bahwa layanan kesehatan harus semakin mudah dijangkau masyarakat. Sunatan massal ini, kata dia, menjadi salah satu cara mendekatkan pelayanan medis kepada warga.

Suasana haru dan syukur terlihat dari para orang tua peserta. Salah seorang wali anak mengaku sangat terbantu dengan program tersebut.

“Kami berterima kasih kepada pemerintah daerah. Biaya sunat tidak sedikit, sementara kondisi ekonomi kami terbatas. Kegiatan ini sangat meringankan,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Takalar berharap momentum hari jadi daerah tidak hanya menjadi perayaan tahunan, tetapi juga menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama keluarga berpenghasilan rendah.(Saifuddin Gassing).