Perkuat Mutu Akademik, Prodi Sastra Daerah FIB Unhas Jalani Audit Mutu Internal

MAKASSAR, UPDATE SULSELID – Program Studi Sastra Daerah, Fakultas Ilmu Budaya (FIB), Universitas Hasanuddin (Unhas), melaksanakan Audit Mutu Internal (AMI), Senin (2/11/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Program Studi Sastra Daerah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sistem penjaminan mutu sekaligus meningkatkan kualitas penyelenggaraan akademik.

Audit ini diikuti oleh dosen dan tenaga kesekretariatan Program Studi Sastra Daerah dengan menghadirkan dua asesor, yakni Prof. Dr. Muhammad Hasyim, M.Si. dan Dr. Ahmad Ismail, S.Sos., M.Si.

Pelaksanaan AMI difokuskan pada evaluasi ketercapaian standar mutu akademik, kelengkapan dokumen pendukung, pelaksanaan administrasi, hingga efektivitas tata kelola program studi.

Dalam prosesnya, tim asesor melakukan pemeriksaan dan penelaahan terhadap berbagai aspek penyelenggaraan pendidikan. Dosen dan tenaga kesekretariatan juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan informasi, memberikan klarifikasi, serta mendiskusikan berbagai aspek yang berkaitan dengan implementasi standar mutu.

Ketua Program Studi Sastra Daerah, Prof. Dr. Muhlis Hadrawi, S.S., M.Hum., menyambut pelaksanaan audit tersebut sebagai bagian penting dari komitmen program studi dalam membangun budaya mutu dan mendorong peningkatan kualitas akademik secara berkelanjutan.

Menurutnya, kegiatan audit internal tidak sekadar menjadi agenda evaluasi administratif, tetapi juga menjadi instrumen untuk mengidentifikasi capaian, menemukan aspek yang perlu dibenahi, serta merumuskan langkah strategis dalam pengembangan program studi.

Hasil audit nantinya diharapkan menjadi dasar penyusunan tindak lanjut dan perbaikan terhadap berbagai aspek penyelenggaraan akademik maupun tata kelola kelembagaan.

Melalui pelaksanaan Audit Mutu Internal ini, Program Studi Sastra Daerah FIB Unhas menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari penguatan tata kelola program studi yang efektif, transparan, dan akuntabel demi mewujudkan kualitas pendidikan tinggi yang semakin baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *