Puncak Roadshow Gelora di Takalar, Ahmad Sahid Tegaskan Pentingnya Ideologi dan Soliditas Kader

TAKALAR, UPDATESULSEL.ID- Kabupaten Takalar menjadi titik akhir sekaligus puncak rangkaian roadshow ideologisasi Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia di Sulawesi Selatan. Kegiatan yang berlangsung di Cafe D’Luna, Minggu (1/11/2026), menjadi momentum memperkuat pemahaman ideologi, konsolidasi, dan soliditas kader dalam menyongsong tantangan politik ke depan.

Roadshow tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-7 Partai Gelora yang jatuh pada 28 Oktober 2026.

Kegiatan ini dihadiri Ketua DPW Partai Gelora Indonesia Sulawesi Selatan, Muzakkir Ali Jamil, S.T., yang akrab disapa Bang Muda. Kedatangannya disambut tiga legislator Gelora di DPRD Takalar, yakni Ahmad Sahid Dg Nyengka, Mulyasty Dg Taugi, dan Hairil Anwar.

Hadir pula pengurus DPD Partai Gelora Kabupaten Gowa serta sejumlah pengurus dan kader Gelora Takalar.

Takalar menjadi daerah terakhir dalam rangkaian roadshow ideologisasi yang sebelumnya telah dilaksanakan di Kota Parepare, Kabupaten Bulukumba, dan Kabupaten Luwu.

Dalam sambutannya, Ahmad Sahid Dg Nyengka yang mewakili Ketua DPD Partai Gelora Takalar mengajak seluruh kader menjaga optimisme dan tetap konsisten menjalankan garis perjuangan partai.

Menurutnya, kegiatan ideologisasi tidak boleh sekadar dipandang sebagai agenda seremonial organisasi. Lebih dari itu, forum tersebut harus menjadi ruang bertukar gagasan, memperluas wawasan, serta memperkuat ikatan emosional dan militansi antarkader.

“Kita tetap optimistis dan berdiri pada garis perjuangan Partai Gelora. Mari jadikan momentum ini sebagai ruang dialog, tempat mengasah pemikiran, serta memperkuat ikatan batin di antara sesama kader,” ujar Ahmad Sahid.

Legislator Gelora Takalar itu juga mendorong kader memanfaatkan pertemuan tersebut untuk menyerap berbagai pemikiran dari para pemateri sekaligus membahas persoalan dan tantangan zaman yang semakin kompleks.

Ia berharap, pemahaman ideologi yang diperoleh tidak berhenti pada tataran teori, tetapi diwujudkan melalui kontribusi nyata di tengah masyarakat.

“Serap sebanyak-banyaknya ide dari para pemateri. Diskusikan tantangan zaman yang kita hadapi hari ini. Setelah itu, kembalilah ke tengah masyarakat sebagai agen perubahan yang membawa win-win solution,” tegasnya.

Ahmad Sahid juga menekankan bahwa kekuatan sebuah partai politik tidak semata-mata diukur dari besarnya dukungan finansial maupun logistik. Menurutnya, kekuatan sesungguhnya terletak pada kesadaran ideologis, kualitas sumber daya kader, serta soliditas organisasi dalam memperjuangkan kepentingan rakyat.

Ia mengingatkan bahwa ideologi merupakan fondasi utama yang menjadi pedoman dalam menentukan sikap, mengambil keputusan, dan menjalankan setiap langkah perjuangan politik.

Tanpa landasan ideologi yang kuat, sebuah partai berpotensi kehilangan arah karena mudah dipengaruhi kepentingan sesaat.

“Melalui kegiatan ideologisasi ini, kita ingin memastikan seluruh kader, mulai dari tingkat pimpinan hingga struktur terbawah, memiliki pemahaman yang sama serta militansi yang dilandasi nilai-nilai luhur Partai Gelora yang berasaskan Pancasila dan UUD 1945,” ungkapnya.

Roadshow di Takalar ini sekaligus menjadi momentum memperkuat barisan dan menyatukan orientasi perjuangan kader Gelora di Sulawesi Selatan.

Melalui penguatan ideologi dan konsolidasi organisasi, Partai Gelora diharapkan mampu melahirkan kader yang tidak hanya solid dalam internal partai, tetapi juga hadir memberikan solusi serta membawa perubahan positif bagi masyarakat.

Momentum tujuh tahun perjalanan Partai Gelora tersebut menjadi pengingat bahwa kekuatan organisasi politik tidak hanya dibangun melalui struktur, tetapi juga melalui kesamaan visi, keteguhan ideologi, dan kerja nyata para kader. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *