Air Bersih Jadi Barang Langka di Laikang, Legislator Gelora Respons Keluhan Warga

TAKALAR, UPDATESULSEL.Krisis air bersih akibat kemarau panjang yang melanda Desa Laikang, Kecamatan Laikang, Kabupaten Takalar, semakin dirasakan masyarakat. Sumur-sumur milik warga mengering, sementara kebutuhan air untuk memasak dan minum semakin sulit terpenuhi.

Melihat kondisi tersebut, anggota legislatif dari Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora) Kabupaten Takalar, Ahmad Sahid Daeng Nyengka, turun langsung membantu warga dengan menyalurkan bantuan air bersih, Jumat (30/10/2026).

Bantuan air menggunakan mobil tangki itu didistribusikan hingga ke rumah-rumah penduduk. Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat yang terdampak kekeringan bisa mendapatkan pasokan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Ahmad Sahid yang akrab disapa Daeng Nyengka mengungkapkan, kondisi kekeringan di Desa Laikang cukup memprihatinkan. Bahkan, warga harus saling berebut untuk mendapatkan air karena sumber air yang selama ini diandalkan sudah tidak lagi mencukupi.

“Kami melihat sendiri bagaimana parahnya krisis air di lapangan. Warga harus berjuang mendapatkan air untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari,” ungkap Daeng Nyengka.

Ia menjelaskan, aksi penyaluran air bersih tersebut bukan kali pertama dilakukan. Sebelumnya, bantuan serupa juga telah disalurkan ke sejumlah wilayah lain, di antaranya Desa Punaga dan Desa Cikoang.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari tindak lanjut konsolidasi pengurus Partai Gelora Kabupaten Takalar dalam memperkuat kepedulian terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Kami ingin kehadiran Partai Gelora benar-benar dirasakan masyarakat melalui aksi nyata, terutama ketika warga menghadapi kesulitan memenuhi kebutuhan dasarnya,” tegasnya.

Bantuan tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat Desa Laikang. Salah seorang warga mengaku sangat terbantu dengan kedatangan mobil tangki yang membawa pasokan air bersih.

Ia mengatakan, kondisi kekeringan membuat masyarakat semakin kesulitan karena sumur-sumur yang selama ini menjadi sumber air rumah tangga telah mengering.

“Kondisi di desa kami memang sedang sangat sulit. Sumur warga sudah kering sehingga ketika mobil bantuan air datang, masyarakat langsung berbondong-bondong mengambil air,” tuturnya.

Warga tersebut juga menyampaikan apresiasi atas kepedulian Ahmad Sahid Daeng Nyengka yang telah membantu masyarakat di tengah kesulitan mendapatkan air bersih.

“Atas nama masyarakat Desa Laikang, kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian Pak Dewan dari Partai Gelora. Bantuan ini sangat membantu warga yang sedang membutuhkan air bersih,” ujarnya.

Masyarakat berharap penyaluran bantuan air bersih tidak berhenti sampai di sini. Mereka juga berharap pemerintah daerah dan pihak terkait memberikan perhatian berkelanjutan agar krisis air yang melanda wilayah Kecamatan Laikang dapat segera diatasi.

Pasalnya, air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang tidak bisa ditunda, terlebih bagi warga yang kini harus bertahan menghadapi kemarau panjang.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *