MGMP Bahasa Indonesia Takalar Gelar Festival Bulan Bahasa 2026

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; captureOrientation: 0; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (0.30259243, 0.78304106);sceneMode: 2;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;HdrStatus: auto;albedo: ;confidence: ;motionLevel: 0;weatherinfo: null;temperature: 38;

TAKALAR, UPDATESULSEL.ID– Menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa Indonesia dan sastra di kalangan pelajar menjadi fokus Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa dan Sastra Indonesia SMA Kabupaten Takalar melalui Festival Bulan Bahasa dan Sastra Indonesia 2026.

Mengusung tema “Menguatkan Literasi, Menghidupkan Bahasa dan Mengapresiasi Sastra Indonesia”, festival perdana tersebut berlangsung di Aula Dinas Perpustakaan Kabupaten Takalar, Rabu (28/10/2026).

Kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas, mengasah kemampuan berbahasa, serta meningkatkan keberanian tampil di depan publik.

Festival tersebut dihadiri Kepala Dinas Perpustakaan Kabupaten Takalar, Zainal Mannang, dan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Jeneponto–Takalar, Hamzah.

Sebanyak 34 siswa dari 12 SMA negeri di Kabupaten Takalar berpartisipasi dalam tiga cabang perlombaan, yakni stand-up comedy, pidato, dan baca puisi. Ketiga kategori ini dirancang untuk memberikan ruang bagi pelajar dalam mengekspresikan gagasan, menyampaikan pesan, dan mengapresiasi karya sastra melalui cara yang kreatif dan komunikatif.

Ketua Panitia Penyelenggara, Sri Rejeki Arif, didampingi Sekretaris Panitia, Hajar, mengatakan festival ini merupakan kegiatan pertama yang diselenggarakan MGMP Bahasa dan Sastra Indonesia tingkat SMA di Kabupaten Takalar.

Menurutnya, pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan hasil kerja keras para guru serta dukungan berbagai pihak, meskipun panitia menghadapi keterbatasan anggaran.

“Kami bersyukur karena kegiatan yang telah direncanakan ini akhirnya bisa terlaksana. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan berpartisipasi dalam menyukseskan festival ini,” ujarnya.

Ia berharap festival perdana ini menjadi pijakan awal untuk menghadirkan kegiatan literasi yang berkelanjutan di lingkungan SMA se-Kabupaten Takalar. Panitia juga mendorong lebih banyak sekolah untuk berpartisipasi pada pelaksanaan berikutnya agar semakin banyak siswa memperoleh kesempatan menunjukkan bakat dan kemampuannya.

Ketua MGMP Bahasa dan Sastra Indonesia SMA Kabupaten Takalar, Basmawati, mengungkapkan bahwa dari total 15 SMA di Kabupaten Takalar, yang terdiri atas 13 sekolah negeri dan dua sekolah swasta, sebanyak 12 SMA negeri mengikuti festival tahun ini.

Ia menilai kegiatan tersebut memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai agenda tahunan dalam mendukung peningkatan kualitas literasi pelajar.

“Alhamdulillah, kami bersyukur dan bangga karena kegiatan ini bisa terlaksana. Kami berharap ke depan semakin banyak sekolah yang ikut berpartisipasi,” kata Basmawati.

Ia menambahkan, terdapat 63 guru Bahasa Indonesia yang aktif mengajar di tingkat SMA di Kabupaten Takalar. Peran para guru dinilai penting dalam membangun kebiasaan membaca, menulis, berbicara, serta menumbuhkan apresiasi terhadap karya sastra di kalangan peserta didik.

Basmawati turut menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang mendukung kegiatan tersebut, termasuk anggota DPRD dari Fraksi Gerindra, H. Indar Jaya, dan Fraksi NasDem, H. Tinri.

Dukungan tersebut membantu panitia merealisasikan kegiatan yang berorientasi pada pengembangan kemampuan dan potensi siswa di bidang bahasa dan sastra Indonesia.

Kepala Dinas Perpustakaan Kabupaten Takalar, Zainal Mannang, mengapresiasi inisiatif MGMP yang menghadirkan ruang pembelajaran kreatif bagi para pelajar melalui festival bahasa dan sastra.

Ia berharap para peserta tidak hanya berorientasi pada kemenangan, tetapi juga menjadikan perlombaan sebagai kesempatan untuk belajar, membangun kepercayaan diri, dan meningkatkan kemampuan berkomunikasi.

Menurutnya, penguatan budaya literasi membutuhkan kolaborasi berkelanjutan antara sekolah, guru, perpustakaan, dan berbagai pemangku kepentingan.

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, kebiasaan membaca dan menulis perlu terus ditanamkan agar pelajar tidak sekadar menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya untuk memperluas wawasan, mengembangkan pemikiran, dan menghasilkan karya yang bermanfaat.

Sementara itu, Plt. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Jeneponto–Takalar, Hamzah, menyampaikan apresiasi atas upaya MGMP Bahasa dan Sastra Indonesia dalam menghadirkan kegiatan yang mendukung pengembangan potensi pelajar.

Ia menilai penyelenggaraan perdana ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi berbagai aspek pelaksanaan, sehingga festival berikutnya dapat berlangsung lebih baik dan menjangkau lebih banyak sekolah.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Karena baru pertama kali dilaksanakan, tentu ada hal-hal yang perlu dievaluasi dan diperbaiki agar pelaksanaannya ke depan semakin baik dan berkelanjutan,” ujarnya.

Hamzah juga mengingatkan para peserta untuk mengikuti perlombaan dengan penuh semangat serta menjunjung tinggi sportivitas.

“Semua peserta harus siap menang dan siap kalah. Yang terpenting adalah keberanian untuk tampil, kemauan untuk belajar, serta pengalaman yang diperoleh selama mengikuti kegiatan,” pesannya.

Ia turut mengucapkan terima kasih kepada Dinas Perpustakaan Kabupaten Takalar atas dukungan yang diberikan sehingga kegiatan tersebut dapat terlaksana.

Melalui Festival Bulan Bahasa dan Sastra Indonesia 2026, MGMP Bahasa dan Sastra Indonesia SMA Kabupaten Takalar berharap lahir generasi muda yang tidak hanya terampil menggunakan bahasa Indonesia, tetapi juga mampu berpikir kritis, berkreasi, dan menyampaikan gagasan melalui karya yang bermakna.

Ke depan, festival ini diharapkan berkembang menjadi agenda berkelanjutan yang memperkuat sinergi antarguru dan sekolah sekaligus membangun budaya literasi yang lebih kuat di Kabupaten Takalar.(*)

Penulis: Pahrin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *