Wisuda ke-33 BKPRMI Manuju Gowa, Cetak Generasi Qurani Berakhlak dan Melek Teknologi

Avatar of I A N
Wisuda TK TPA 20260412 143455 0000 l Update Sulsel

GOWA, UPDATESULSEL.ID– Suasana haru dan penuh kebanggaan mewarnai pelaksanaan wisuda santri dan santriwati ke-33 yang digelar DPK BKPRMI Kecamatan Manuju, Kabupaten Gowa. Kegiatan tahunan ini berlangsung di Aula Kantor Desa Tanakaraeng dan diikuti ratusan peserta dari berbagai TK/TPA binaan.

Sebanyak 139 santri dan santriwati resmi diwisuda dalam momentum tersebut. Acara ini turut dihadiri Camat Manuju Hikmatullah, Kepala Desa Tanakaraeng H. Sampara, Ketua DPK BKPRMI Manuju Ferawati, jajaran pengurus, para guru TK/TPA, serta perwakilan DPD BKPRMI Gowa dan Provinsi Sulawesi Selatan.

Ketua DPK BKPRMI Manuju, Ferawati, dalam sambutannya menegaskan bahwa pelaksanaan wisuda di aula desa merupakan bentuk keterbukaan kepada masyarakat sekaligus bukti komitmen organisasi dalam mencetak generasi Qurani yang berakhlak mulia.

“Wisuda ini bukan sekadar seremoni, tetapi bukti bahwa BKPRMI hadir untuk membentuk santri yang cinta Al-Qur’an dan memiliki akhlakul karimah,” ujarnya.

Camat Manuju, Hikmatullah, memberikan apresiasi atas suksesnya kegiatan tersebut. Ia menekankan pentingnya Al-Qur’an sebagai pondasi utama dalam kehidupan.

“Pembelajaran di TK/TPA ini adalah langkah awal. Jangan berhenti di sini, teruslah belajar hingga dewasa agar nilai-nilai Al-Qur’an benar-benar tertanam dalam kehidupan,” pesannya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPD BKPRMI Gowa, Rahmat Talli, mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan organisasi serta aktif menjalankan program pembinaan.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan kegiatan ini tidak lepas dari sinergi seluruh pengurus dan tenaga pengajar. “Kebersamaan dan ukhuwah harus terus dijaga demi kemajuan BKPRMI ke depan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Rahmat Talli turut menyampaikan pesan penting kepada para santri agar mampu menghadapi tantangan zaman dengan bekal yang seimbang antara agama dan ilmu pengetahuan.

“Santri hari ini harus memiliki tiga hal utama: akidah yang kuat, penguasaan sains dan teknologi, serta kemampuan berbahasa yang baik,” tegasnya.

Senada dengan itu, Syahruddin Situju dari LBHA BKPRMI Sulsel menilai pelaksanaan wisuda kali ini tergolong kreatif dan inovatif. Ia mengapresiasi konsep acara yang terbuka sehingga dapat disaksikan langsung oleh masyarakat.

Ia juga mengajak para santri untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, sebagaimana firman Allah dalam QS. Al-Qamar tentang kemudahan Al-Qur’an sebagai pelajaran bagi umat manusia.

Salah satu santriwati, Bening Raya Anakku, mengungkapkan rasa bahagianya setelah mengikuti prosesi wisuda.

“Alhamdulillah, saya sangat senang. Acaranya berjalan lancar dan penuh kesan. Terima kasih kepada ustaz dan ustazah yang telah membimbing kami,” ungkapnya.

Pemerintah Kecamatan Manuju menegaskan komitmennya dalam mendukung kegiatan pembinaan generasi muda berbasis keagamaan. Diharapkan, para lulusan TK/TPA ini dapat tumbuh menjadi generasi penerus yang berakhlak mulia, cinta Al-Qur’an, serta mampu membawa nama baik daerah di masa depan.(*)