Safari Ramadan di Pelosok Takalar, Polisi Ajak Warga Perkuat Kamtibmas dan Manfaatkan Layanan 110

IMG 20260301 WA0031

TAKALAR, UPDATESULSEL.ID – Nuansa berbeda terasa di Masjid Nurul Jihad, Dusun Malaginna, Desa Lassang Barat, Kecamatan Polongbangkeng Utara (Polut), Kabupaten Takalar, Sabtu malam (28/2/2026).

Usai menunaikan salat Isya dan tarawih, jamaah memilih tetap bertahan di dalam masjid untuk mengikuti tausiah dalam rangka Safari Ramadan 1447 Hijriah.

Kegiatan tersebut diisi oleh Bhabinkamtibmas Desa Lassang Barat, Aipda Abd. Malik. Dalam kultumnya, ia tidak hanya menyampaikan pesan spiritual, tetapi juga mengajak masyarakat menjadikan Ramadan sebagai momen mempererat kebersamaan serta meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan.

Di hadapan warga, Abd. Malik mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi aktivitas anak-anak, khususnya pada malam hari. Ia menyoroti potensi gangguan ketertiban seperti balapan liar, aksi freestyle berbahaya, penyalahgunaan narkoba, hingga tindak kriminalitas lain yang kerap meningkat selama bulan puasa.

“Ramadan harus menjadi momentum memperbaiki diri dan lingkungan. Mari kita jaga anak-anak kita agar tidak terjerumus pada kegiatan yang merugikan,” pesannya.

Selain itu, ia juga mensosialisasikan layanan call center 110 sebagai sarana pengaduan cepat dan gratis bagi masyarakat. Layanan tersebut dapat diakses 24 jam untuk melaporkan gangguan keamanan maupun meminta bantuan kepolisian.

“Silakan manfaatkan layanan 110. Petugas siap merespons laporan masyarakat kapan pun dibutuhkan,” ujarnya.

Kapolres Takalar, Supriadi Rahman, melalui Plt. Kasi Humas AKP Muh. Rizal, menjelaskan bahwa Safari Ramadan menjadi bagian dari pendekatan humanis kepolisian dalam membangun kedekatan dengan masyarakat.

Menurutnya, kehadiran Polri tidak hanya saat terjadi persoalan, tetapi juga dalam kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan. Edukasi kamtibmas, kata dia, harus disampaikan secara persuasif agar pesan yang diberikan benar-benar menyentuh warga.

Ia pun menegaskan bahwa terciptanya situasi aman dan kondusif sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat.

“Sinergi antara kepolisian dan warga menjadi kunci utama. Jika menemukan potensi gangguan kamtibmas, segera hubungi layanan 110 atau aparat terdekat. Dengan kebersamaan, Ramadan di Takalar dapat berlangsung aman, damai, dan penuh kekhusyukan,” tutupnya.(Saifuddin Gassing)