Safari Jumat Polres Takalar di Mangngadu, Warga Curhat Soal Curanmor hingga Jalan Berlubang

IMG 20260227 WA0154

TAKALAR, UPDATESULSEL.ID– Upaya mempererat hubungan dengan masyarakat terus dilakukan jajaran Polres Takalar. Melalui program Safari Jumat yang dirangkaikan dengan “Jumat Curhat”, Satuan Binmas turun langsung menyerap aspirasi warga di Masjid Fanny Frans, Lingkungan Kalappo Baru, Kelurahan Mangngadu, Kecamatan Marbo, Jumat (27/2/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin Kasat Binmas Polres Takalar AKP H. Sarro, S.Sos bersama personel Binmas. Hadir pula perwakilan Polsek Marbo, Lurah Mangngadu, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta Bhabinkamtibmas setempat.

Dalam sambutannya, AKP H. Sarro memperkenalkan diri sekaligus mengajak masyarakat untuk aktif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lingkungannya. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara warga dan aparat dalam menciptakan suasana yang aman dan kondusif, terlebih menjelang bulan Ramadan.

Selain itu, pihaknya juga mengingatkan tentang pentingnya mendukung program ketahanan pangan pemerintah sebagai bagian dari stabilitas sosial. Momentum Jumat Curhat dimanfaatkan untuk membuka ruang dialog, sehingga warga dapat menyampaikan langsung berbagai persoalan yang dihadapi.

Sejumlah isu strategis turut disorot, mulai dari pencegahan kenakalan remaja, bahaya penyalahgunaan narkotika, tertib berlalu lintas, hingga maraknya judi online. Personel juga mensosialisasikan layanan pengaduan cepat melalui call center 110 sebagai sarana pelaporan jika terjadi gangguan keamanan.

Dialog berlangsung interaktif. Warga meminta agar kepolisian menempatkan personel pengamanan saat Salat Tarawih guna mengantisipasi pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Selain itu, masyarakat juga mengeluhkan kondisi jalan berlubang di depan masjid yang merupakan jalur poros dan kerap memicu kecelakaan tunggal.

Menanggapi hal tersebut, jajaran kepolisian mencatat seluruh masukan untuk ditindaklanjuti melalui koordinasi lintas sektor.

“Kegiatan ini menjadi ruang komunikasi dua arah antara Polri dan masyarakat. Kami tidak hanya memberikan imbauan, tetapi juga mendengar langsung harapan warga,” ujar AKP H. Sarro.

Ia menegaskan, sinergi antara kepolisian, pemerintah kelurahan, dan elemen masyarakat menjadi kunci utama menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Mangngadu dan sekitarnya.

“Kami mengajak masyarakat tidak ragu melapor jika menemukan potensi gangguan keamanan, termasuk melalui layanan 110. Bersama kita ciptakan lingkungan yang aman dan tertib,” tegasnya.(Saifuddin Gassing)