Hukum, News  

Renovasi Toilet DPRD Takalar Telan Rp2 Miliar Lebih, Lankoras-Ham Sulsel Minta Kejari Turun Tangan

IMG 20260203 WA0073

TAKALAR, UPDATE SULSEL. ID– Anggaran renovasi toilet di Gedung DPRD Kabupaten Takalar menjadi sorotan publik. Proyek yang disebut menelan biaya lebih dari Rp2 miliar pada tahun anggaran perubahan 2025 itu kini didesak untuk diselidiki aparat penegak hukum.

Sorotan datang dari DPW Lembaga Anti Korupsi dan Kekerasan Hak Asasi Manusia (Lankoras-Ham) Sulawesi Selatan. Wakil Ketua DPW Lankoras-Ham Sulsel, Adi Nusaid Rasyid, secara terbuka meminta Kejaksaan Negeri (Kejari) Takalar segera melakukan penyelidikan terhadap proyek tersebut.

Menurut Adi, nilai anggaran renovasi dinilai tidak wajar untuk pekerjaan fasilitas sanitasi, sehingga memunculkan dugaan adanya pembengkakan biaya.

“Kami melihat anggarannya sangat besar. Ini perlu ditelusuri secara serius karena berpotensi terjadi mark-up yang bisa merugikan keuangan negara,” ujar Adi dalam keterangannya, Selasa (3/2/2026).

Ia juga meminta Kajari Takalar yang baru, Syamsurezky, S.H., M.H., agar memberi perhatian khusus pada penggunaan anggaran di lingkup DPRD Takalar, termasuk proyek-proyek yang dinilai janggal.

Adi menegaskan, pihaknya tidak hanya berhenti pada sorotan, tetapi berencana membawa persoalan tersebut ke ranah hukum.

“Dalam waktu dekat, kami akan melaporkan proyek renovasi toilet DPRD Takalar ini ke aparat penegak hukum,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, Ketua DPRD Takalar, Muh. Rijal, belum berhasil dikonfirmasi. (Adlan).