TAKALAR, UPDATE SULSEL. ID– Puncak kegiatan Leaders Talk menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Takalar dalam menakar kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sepanjang tahun 2025di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar, Senin (26/1/2026).
Bupati Takalar Ir. Mohammad Firdaus Daeng Manye secara tegas memberikan penilaian simbolik berupa bendera merah, kuning, dan hijau kepada OPD dan kecamatan.
Didampingi Wakil Bupati Takalar H. Hengky Yasin serta Sekretaris Daerah H. Hasbi, Bupati Daeng Manye menegaskan bahwa evaluasi ini merupakan bagian dari upaya transparansi dan pengendalian kinerja pemerintahan daerah agar berjalan lebih efektif dan terukur.
“Penilaian ini bukan untuk menjatuhkan, tetapi menjadi cermin bagi OPD dan kecamatan agar terus melakukan perbaikan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” tegas Bupati Daeng Manye di hadapan seluruh peserta.
Dalam evaluasi tersebut, bendera merah diberikan kepada OPD yang dinilai kinerjanya belum maksimal, bendera kuning bagi OPD yang masih perlu peningkatan, sementara bendera hijau disematkan kepada OPD yang menunjukkan kinerja optimal dan memuaskan.
Adapun OPD yang masuk kategori bendera merah yakni Dinas Kesehatan, RSUD H. Padjonga Daeng Ngalle (HPDN), Dinas Peternakan, serta Dinas Perikanan.
Sementara OPD yang berhasil meraih bendera hijau antara lain Dinas PUPR, DLHP, Dinas Perhubungan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Sekretariat Daerah, Dinas Pariwisata dan Pemuda Olahraga, Bapenda, serta BKAD Kabupaten Takalar.
Penilaian juga menyasar tingkat kecamatan. Bendera merah diberikan kepada Kecamatan Mangarabombang, Mappakasunggu, Pattallassang, Kepulauan Tanakeke, Laikang, dan Polongbangkeng Timur.
Sementara bendera kuning disematkan kepada Kecamatan Polongbangkeng Selatan, Polongbangkeng Utara, Galesong Selatan, dan Galesong Utara.
Adapun bendera hijau diraih oleh Kecamatan Galesong dan Kecamatan Sanrobone sebagai kecamatan dengan kinerja terbaik sepanjang 2025.
Rangkaian kegiatan Leaders Talk kemudian ditutup dengan penandatanganan Fakta Integritas Kinerja Tahun 2026 oleh seluruh kepala OPD dan camat. Penandatanganan ini menjadi simbol komitmen bersama dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional dan berorientasi pada hasil.
Bupati Daeng Manye menekankan agar hasil evaluasi tersebut segera ditindaklanjuti, selaras dengan program unggulan “Takalar Cepat”yang mengedepankan prinsip Cepat Berpikir, Cepat Bertindak, dan Cepat Hasilnya.
Melalui evaluasi terbuka ini, Pemerintah Kabupaten Takalar berharap dapat menumbuhkan budaya kerja yang lebih disiplin, akuntabel, serta mampu mempercepat peningkatan kualitas pelayanan publik dan pembangunan daerah. (Saifuddin Gassing).







