Daerah  

Lakasi Big Family Kembali Gelar Silaturahim, H. Hudzon Hanafi: Kebersamaan Adalah Warisan yang Harus Dijaga

IMG 20260208 WA0062

MAKASSAR, UPDATE SULSEL. ID– Di tengah kesibukan dan ritme kehidupan modern yang kian cepat, Lakasi Big Family kembali mempererat tali kekeluargaan melalui agenda silaturahim rutin yang berlangsung hangat dan penuh keakraban di salah satu kafe di Kota Makassar.

Pertemuan ini bukan sekadar kumpul biasa. Silaturahim tersebut menjadi momen penting yang mempertemukan lintas generasi keluarga besar Lakasi dalam suasana penuh kekeluargaan, dialog terbuka, serta refleksi nilai-nilai persaudaraan yang selama ini dijunjung tinggi.

Tokoh keluarga Lakasi, H. Hudzon Hanafi, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tradisi yang harus terus dijaga, bukan hanya sebagai seremoni, tetapi sebagai fondasi utama dalam memperkuat hubungan emosional antaranggota keluarga.

“Silaturahim bukan hanya rutinitas, tapi ruang untuk saling menguatkan, menjaga persatuan, dan merawat rasa hormat di antara kita. Inilah kekuatan utama keluarga,” ujar H. Hudzon.

Sejumlah anggota keluarga turut hadir, di antaranya Drg. H. Harizah Achmad, Hj. Nurlina Hudzon, Muhammad Yusuf Mappe, H. Abdul Majid, Hj. Nuraida Lakasi, H. Fahlevi Yusuf, H. Zulfikar Anwar, Muhammad Syukur, beserta keluarga lainnya. Kehadiran berbagai generasi menjadi gambaran nyata kesinambungan nilai dan tradisi yang terus dijaga dalam keluarga besar ini.

Selain ramah tamah, kegiatan diisi dengan diskusi santai mengenai pentingnya komunikasi dalam keluarga, saling berbagi cerita, serta doa bersama sebagai wujud rasa syukur dan harapan untuk keberkahan ke depan.

Menurut H. Hudzon, silaturahim memiliki peran strategis dalam menjaga keharmonisan keluarga, terutama di tengah tantangan sosial yang semakin kompleks. Ia menilai, keluarga yang kuat lahir dari komunikasi yang terjaga dan kebersamaan yang dirawat secara konsisten.

“Kita ingin Lakasi Big Family bukan hanya besar secara jumlah, tapi kokoh dalam nilai. Silaturahim membangun kepercayaan, solidaritas, dan rasa tanggung jawab bersama,” tambahnya.

Ia juga berharap tradisi ini dapat menjadi inspirasi lebih luas, bahwa kekuatan sosial sejatinya tumbuh dari keluarga yang harmonis dan saling peduli.

Antusiasme peserta tampak sepanjang kegiatan berlangsung. Canda, cerita, dan kebersamaan mengalir alami, menandakan eratnya ikatan yang terus terpelihara dari waktu ke waktu.

Dengan kembali digelarnya silaturahim rutin ini, Lakasi Big Family menegaskan komitmennya untuk terus menjaga persaudaraan, memperkuat solidaritas, dan menjadikan kebersamaan sebagai pondasi utama menghadapi masa depan.(Awaluddin Anwar)