Kurang dari 2×24 Jam, Satlantas Polres Takalar Ungkap Misteri Tabrak Lari yang Tewaskan Pengendara Fino

IMG 20260227 WA0035

TAKALAR, UPDATESULSEL.ID– Misteri kecelakaan maut yang merenggut nyawa seorang pengendara motor di Jalan Poros Takalar Lama, akhirnya berhasil diungkap dalam waktu kurang dari 2×24 jam. Kerja cepat jajaran Satlantas Polres Takalar menuai apresiasi dari keluarga korban.

Peristiwa tragis itu terjadi pada Selasa, 24 Februari 2026 sekitar pukul 03.00 Wita. Dini hari yang diguyur hujan deras menjadi saksi bisu kecelakaan lalu lintas di depan salah satu gudang di Kelurahan Patalassang, Kecamatan Patalassang, Kabupaten Takalar.

Korban berinisial RK, pengendara sepeda motor Yamaha Fino DD 2088 CV, ditemukan tergeletak di tengah jalan dengan luka parah. Tidak ada saksi mata yang melihat langsung kejadian tersebut. Korban pertama kali diketahui oleh pengendara yang melintas dan segera memberi kabar kepada pihak keluarga. Meski sempat dilarikan ke rumah sakit, nyawa RK tidak berhasil diselamatkan.

Minimnya saksi dan kondisi cuaca ekstrem sempat menyulitkan proses penyelidikan. Namun, di bawah komando Kasat Lantas AKP Mulyadi, S.Sos., M.H, tim Satlantas bergerak cepat mengumpulkan bahan keterangan dan menelusuri setiap petunjuk di lokasi kejadian.

Petugas berulang kali mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), melakukan olah TKP lanjutan, serta menelusuri jejak kendaraan yang diduga terlibat. Upaya intensif itu akhirnya membuahkan hasil.

Pada Kamis, 26 Februari 2026 sekitar pukul 10.00 Wita, kendaraan roda empat yang diduga terlibat dalam kecelakaan tersebut berhasil ditemukan di kawasan industri Makassar. Sopir mobil berinisial G kemudian diamankan dan dimintai keterangan.

Dari hasil interogasi, G mengakui bahwa kendaraannya terlibat tabrakan dengan korban RK pada subuh nahas tersebut di Jalan Poros Patalassang, Takalar.

“Alhamdulillah, berkat kerja keras dan respon cepat atas laporan masyarakat, kami bersama jajaran Satlantas Polres Takalar berhasil mengungkap kasus kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan korban meninggal dunia,” ujar AKP Mulyadi, Kamis (26/2/2026).

Keberhasilan ini pun mendapat apresiasi dari keluarga korban. Mereka menyampaikan terima kasih atas keseriusan dan dedikasi aparat dalam mengungkap penyebab kematian RK.

Kasus ini menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati dan bertanggung jawab saat berkendara, terlebih dalam kondisi cuaca buruk dan jarak pandang terbatas.(Saifuddin Gassing)