Kapolda Sulsel Hadiri Panen Raya Jagung Serentak di Bantaeng, Tegaskan Komitmen Polri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Avatar of I A N
IMG 20260108 WA00931 l Update Sulsel

BANTAENG, SULSELUPDATE.ID– Komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional kembali ditegaskan. Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H., menghadiri langsung Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 yang digelar di Desa Ulugalung, Kecamatan Eremerasa, Kabupaten Bantaeng, Kamis (8/1/2026).

Panen raya ini merupakan bagian dari program strategis nasional ketahanan pangan yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., bersama Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman, Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi, serta Direktur Utama Bulog RI, dan diikuti secara daring oleh seluruh jajaran daerah.

Di Sulawesi Selatan, kegiatan panen raya berlangsung dengan melibatkan unsur Forkopimda Provinsi Sulsel, Pejabat Utama Polda Sulsel, Forkopimda Kabupaten Bantaeng, Bupati Jeneponto, tokoh agama, tokoh adat, hingga kelompok tani yang selama ini menjadi mitra strategis Polri dalam mendukung sektor pertanian.
Dalam keterangannya, Kapolda Sulsel mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2025, potensi lahan jagung di wilayah hukum Polda Sulsel mencapai 3.905,2 hektare, atau sekitar 79,1 persen dari target 5.000 hektare. Sementara itu, realisasi luas tanam tercatat 2.863,4 hektare.

Dari sisi produksi, kontribusi jagung Sulawesi Selatan mencapai 1.275.535,27 ton, dengan hasil pendampingan Polri sebesar 11.450,5 ton dari luas panen 2.264,6 hektare. Adapun Cadangan Jagung Pemerintah (CJP) yang terserap Bulog Sulsel telah mencapai 17.559 ton.

Kapolda juga menyebutkan, program ketahanan pangan Polri di Sulsel melibatkan 2.286 Polisi Penggerak yang tersebar di 2.535 titik lokasi pada 23 Polres jajaran.

Khusus pada panen raya Kuartal I 2026 ini, Polda Sulsel memanen jagung di lahan binaan seluas 30,40 hektare dengan estimasi hasil 121,60 ton. Kabupaten Bantaeng menjadi lokasi panen terpusat dengan luas lahan mencapai 10 hektare.

Sebagai upaya inovatif, Polda Sulawesi Selatan juga menjadi pelopor Program 1 Desa 1 Hektare, yang diperkuat melalui penerapan Aplikasi “SADAR Sulsel” (Satu Desa Satu Hektare).

Aplikasi berbasis digital ini berfungsi sebagai sistem pelaporan dan monitoring data pertanian secara realtime, transparan, dan akuntabel.
Melalui panen raya jagung serentak ini, Polda Sulsel menegaskan kesiapan dan komitmennya untuk terus mendukung kebijakan Kapolri dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui sinergi lintas sektor dan pemberdayaan masyarakat desa.(Saifuddin Gassing).