Kadis BKKBN Maros Buka Sosialisasi Pencegahan Perkawinan Dini dan Stunting di Turikale

IMG 20260123 WA0153

MAROS, UPDATE SULSEL. ID— Kepala Dinas BKKBN Kabupaten Maros secara resmi membuka kegiatan sosialisasi pencegahan perkawinan dini dan pencegahan stunting yang digelar di Aula Kantor Camat Turikale, Jumat (23/1/2026) sekitar pukul 09.00 WITA. Kegiatan ini turut didampingi oleh Camat Turikale serta dihadiri unsur pemerintah kecamatan, kelurahan, TNI, dan Polri.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas BKKBN Kabupaten Maros, Haris, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah daerah dalam menekan angka perkawinan dini yang masih menjadi tantangan serius, khususnya memasuki tahun 2026.

Menurutnya, pencegahan perkawinan dini harus dilakukan secara menyeluruh dan melibatkan semua pihak. Mulai dari pemerintah kecamatan, kelurahan, aparat keamanan, hingga peran aktif orang tua dalam memberikan pemahaman kepada anak-anak mereka, baik perempuan maupun laki-laki.

“Pencegahan perkawinan dini tidak bisa berjalan sendiri. Kita semua harus aktif, termasuk orang tua, agar anak-anak kita tidak terjerumus dalam perkawinan di usia yang belum matang secara fisik dan mental,” jelas Haris.

Ia juga menekankan keterkaitan erat antara perkawinan dini dan meningkatnya risiko stunting. Oleh karena itu, sosialisasi ini tidak hanya berfokus pada usia perkawinan, tetapi juga pada edukasi kesehatan keluarga dan kesiapan menjadi orang tua.

Lebih lanjut, Haris mengajak seluruh pegawai Dinas BKKBN Kabupaten Maros untuk turun langsung ke masyarakat. Ia berharap edukasi yang berkelanjutan dapat meningkatkan kesadaran orang tua, remaja, serta pemuda agar lebih memahami dampak negatif perkawinan dini dan kekerasan terhadap anak di bawah umur.

“Pencegahan kekerasan terhadap anak harus dimulai dari keluarga. Orang tua perlu diberi pemahaman agar pengawasan terhadap pergaulan anak-anak di lingkungan sehari-hari dapat berjalan dengan baik,” tambahnya.

Menutup sambutannya, Haris berharap kegiatan sosialisasi ini membawa manfaat luas bagi masyarakat Kabupaten Maros serta bernilai ibadah dan mendapat keberkahan dari Allah SWT bagi seluruh peserta yang hadir.
(Ikbal Nakku).