Jumat Berkah Polres Takalar Sentuh Anak Stunting dan Ibu Hamil, Wujud Nyata Polri Peduli Gizi Masyarakat

IMG 20260109 WA0061

TAKALAR-UPDATE SULSEL. ID-
Kepedulian Polri terhadap isu kesehatan masyarakat kembali diwujudkan melalui program Jumat Berkah. Polres Takalar menyalurkan bantuan makanan bergizi kepada anak stunting dan ibu hamil di Kecamatan Mappakasunggu, Kabupaten Takalar, Jumat (9/1/2026).

Kegiatan sosial yang dimulai sekitar pukul 08.30 Wita ini dilaksanakan serentak di kantor desa dan kelurahan se-Kecamatan Mappakasunggu. Sebanyak tiga desa dan satu kelurahan menjadi lokasi penyaluran, dengan total 56 penerima manfaat.

Rinciannya, Desa Pa’batangan sebanyak 9 orang, Desa Patani 14 orang, Desa Soreang 16 orang, dan Kelurahan Takalar 17 orang. Seluruh penerima mendapatkan paket makanan sehat sebagai dukungan pemenuhan gizi seimbang.

Menu yang dibagikan terdiri dari nasi putih, ayam, telur, sayur wortel, tempe, serta buah pisang. Paket tersebut disiapkan untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi anak-anak stunting dan ibu hamil agar pertumbuhan dan kesehatannya lebih optimal.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakapolsek Mappakasunggu, Iptu H. Nur Ady, didampingi KBO Binmas Polres Takalar, Iptu Hendra S.Sos. Turut hadir para Kanit Polsek Mappakasunggu, personel Polres dan Polsek Mappakasunggu, kepala desa dan lurah, serta para Bhabinkamtibmas.

Program Jumat Berkah merupakan agenda rutin Polres Takalar yang tidak hanya berfokus pada keamanan dan ketertiban, tetapi juga menyentuh langsung persoalan sosial dan kemanusiaan di tengah masyarakat.

Kapolres Takalar AKBP Supriadi Rahman, S.I.K., M.M melalui Plt. Kasi Humas Polres Takalar, AKP Muh. Rizal, menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata kehadiran Polri dalam mendukung program pemerintah, khususnya percepatan penurunan angka stunting.

“Polri ingin hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat. Melalui Jumat Berkah ini, kami berupaya membantu anak-anak stunting dan ibu hamil agar kebutuhan gizinya tercukupi,” ungkap AKP Muh. Rizal.

Ia berharap, kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif secara berkelanjutan. Dengan sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat, persoalan stunting di Kabupaten Takalar diyakini dapat ditekan demi mewujudkan generasi yang lebih sehat dan berkualitas.(Saifuddin Gassing)