HMI Takalar Tegaskan Dukungan, Polri Dinilai Tepat Tetap di Bawah Presiden

IMG 20260128 WA0103

TAKALAR, UPDATE SULSEL. ID– Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Takalar, Sulawesi Selatan, ikut angkat suara terkait berkembangnya wacana perubahan kedudukan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Organisasi mahasiswa tersebut secara tegas menyatakan dukungan agar Polri tetap berada langsung di bawah Presiden Republik Indonesia.

Sikap itu disampaikan oleh Ketua HMI Cabang Takalar, Aditya Chokas, melalui pernyataan resmi yang videonya beredar luas di media sosial dan menjadi perhatian publik.

Menurut Aditya, gagasan menempatkan Polri di bawah kementerian tertentu dinilai berpotensi melemahkan independensi institusi kepolisian. Ia menilai, skema tersebut tidak sejalan dengan semangat reformasi yang selama ini menjadi pijakan pembenahan tubuh Polri.

“Kedudukan Polri di bawah Presiden merupakan bagian dari amanat reformasi yang dulu juga diperjuangkan mahasiswa. Jika posisi ini diubah, maka itu bisa menjadi langkah mundur dari agenda reformasi kepolisian,” ujarnya.

Ia menegaskan, posisi Polri yang berada langsung di bawah Presiden justru memperjelas rantai komando serta mempercepat proses pengambilan kebijakan, khususnya dalam situasi yang menyangkut keamanan dan ketertiban nasional.

Menurutnya, apabila Polri bertransformasi menjadi lembaga setingkat kementerian, ada potensi bertambahnya jalur birokrasi yang justru dapat memperlambat pelayanan kepada masyarakat.

“Kecepatan respons dan efektivitas komando sangat dibutuhkan, terutama di tengah dinamika sosial masyarakat saat ini. Jangan sampai urusan administratif malah menghambat pelayanan hukum dan keamanan,” tambahnya.

HMI Takalar juga menilai, dalam kondisi sosial yang terus berkembang, peran Polri masih sangat vital, bukan hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung dan pelayan masyarakat.

Pernyataan sikap tersebut, kata Aditya, merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap arah kebijakan nasional, khususnya yang berkaitan dengan institusi strategis negara.(Wan).