Empat Tahun Pimpin SMPN 5 Polut, Kiprah Basri B Tuai Apresiasi Orang Tua dan Masyarakat

IMG 20260108 WA0072

TAKALAR, UPDATE SULSEL. ID– Menjelang empat tahun masa kepemimpinannya sebagai Kepala SMP Negeri 5 Polongbangkeng Utara (Polut), Kabupaten Takalar, Basri B, S.Pd. dinilai berhasil membawa perubahan positif di lingkungan sekolah. Berbagai terobosan yang ia jalankan menuai apresiasi dari masyarakat serta orang tua peserta didik.

Apresiasi tersebut terungkap saat Updatesulsel.id melakukan wawancara langsung dengan pihak sekolah pada Selasa (7/1/2026). Dalam kesempatan itu, Basri B memaparkan sejumlah program unggulan yang hingga kini masih dijalankan secara konsisten dan berdampak nyata bagi pembentukan karakter siswa.

Basri dikenal sebagai pemimpin yang aktif dan berkomitmen kuat terhadap pendidikan berbasis karakter. Menurutnya, proses pendidikan tidak boleh hanya berorientasi pada capaian akademik semata, tetapi harus dibarengi dengan pembinaan moral dan spiritual peserta didik sejak dini.

Salah satu program yang menjadi ciri khas SMPN 5 Polut adalah pembiasaan ibadah selama 10 menit sebelum pembelajaran dimulai. Program ini bertujuan menciptakan suasana belajar yang lebih tenang, membangun kedisiplinan, serta menanamkan nilai religius dalam keseharian siswa.

Selain itu, para siswa juga dibiasakan melaksanakan shalat Duha setiap hari Jumat di mushala sekolah. Tidak berhenti di situ, seluruh peserta didik diwajibkan melaksanakan shalat Dhuhur sebelum pulang, sebagai bagian dari penguatan karakter religius di lingkungan sekolah.

Di bidang akademik non-formal, SMPN 5 Polut juga mengembangkan program literasi harian. Kegiatan ini dilakukan secara rutin untuk meningkatkan minat baca siswa sekaligus menanamkan nilai-nilai positif seperti tanggung jawab, disiplin, dan toleransi antar sesama.

Kepedulian sosial pun menjadi perhatian serius di bawah kepemimpinan Basri B. Para guru secara sukarela menjalankan program “Tabungan Akhirat”, yakni menyisihkan sebagian dana sertifikasi untuk membantu peserta didik. Dana tersebut dimanfaatkan untuk pengadaan seragam batik bagi siswa baru kelas satu serta mendukung pembangunan aula sekolah yang kini digunakan untuk berbagai kegiatan pendidikan.

Meski demikian, Basri B mengakui bahwa SMPN 5 Polut masih menghadapi sejumlah keterbatasan sarana dan prasarana, seiring meningkatnya jumlah peserta didik setiap tahun.
“Kami masih membutuhkan tambahan fasilitas pendukung agar proses belajar mengajar bisa semakin optimal,” ujarnya.

Dengan berbagai program dan capaian yang telah diraih, masyarakat berharap kepemimpinan Basri B, S.Pd. dapat terus membawa SMP Negeri 5 Polut menjadi sekolah yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing di Kabupaten Takalar. (Saifuddin Gassing).