Di Bawah Senja Ramadan, Sat Samapta Polres Takalar Hadirkan Kehangatan di Jalan Sudirman

IMG 20260225 WA0026

TAKALAR, UPDATESULSEL.ID– Sore menjelang berbuka puasa di bulan suci Ramadan terasa berbeda di Jalan Poros Jenderal Sudirman, tepat di depan Markas Polres Takalar, Selasa (24/2/2026).

Deretan personel Satuan Samapta berdiri menyapa para pengendara, bukan untuk pemeriksaan, melainkan untuk berbagi takjil dengan senyum dan sapaan hangat.

Sekitar pukul 16.30 Wita, arus kendaraan yang melintas diperlambat sejenak. Satu per satu pengendara menerima paket takjil dari tangan aparat kepolisian yang sore itu tampil humanis. Momen sederhana tersebut menjadi gambaran kebersamaan antara polisi dan masyarakat di tengah aktivitas kota yang padat.

Kegiatan sosial ini dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polres Takalar, AKP Ahmad Saleh, SH., MH, didampingi Bhayangkari Ny. Eki Ahmad bersama jajaran personel Sat Samapta. Kehadiran mereka di ruang publik menjadi simbol pendekatan persuasif yang terus dibangun selama Ramadan.

Kapolres Takalar, AKBP Supriadi Rahman, S.I.K., M.M., melalui AKP Ahmad Saleh menegaskan bahwa kegiatan berbagi takjil bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan wujud nyata kepedulian sosial Polri.

“Ramadan adalah momentum untuk memperkuat empati dan kebersamaan. Kehadiran kami di tengah masyarakat menjadi komitmen untuk terus menjaga kedekatan dan membangun kepercayaan publik,” ujarnya.

Ia menambahkan, silaturahmi yang terjalin melalui kegiatan seperti ini diharapkan berdampak positif terhadap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Takalar.

Sejumlah pengendara terlihat antusias, bahkan mengabadikan momen tersebut melalui telepon genggam mereka. Suasana hangat itu menjadi potret bahwa aparat penegak hukum tidak selalu identik dengan penindakan, tetapi juga hadir membawa kepedulian.

Melalui aksi berbagi di bawah langit senja Ramadan, Sat Samapta berharap semangat kebersamaan terus terjaga, sehingga suasana Takalar tetap aman, tertib, dan kondusif sepanjang bulan suci.(Saifuddin Gassing)