Daerah  

Bupati Jeneponto Hadiri Peringatan Hari Amal Bhakti ke-80 Kementerian Agama

IMG 20260103 WA0064

JENEPONTO, UPDATESULSEL. ID– Pemerintah Kabupaten Jeneponto menyampaikan ucapan Selamat Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia ke-80 yang diperingati pada Sabtu, 3 Januari 2025.

Peringatan HAB tingkat Kabupaten Jeneponto berlangsung khidmat dan sarat makna, menjadi ruang refleksi atas perjalanan panjang Kementerian Agama dalam mengabdi kepada bangsa dan negara.

Bupati Jeneponto, Paris Yasir, S.E., M.M., hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Acara ini turut dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Jeneponto Maskur, S.Ag., M.H., CGCAE, jajaran Kementerian Agama, unsur Forkopimda, tokoh agama, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Paris Yasir menegaskan bahwa Hari Amal Bhakti bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum historis dan strategis untuk meneguhkan peran Kementerian Agama dalam menjaga nilai toleransi, persatuan, dan kerukunan umat beragama.

“Hari Amal Bhakti menandai lahirnya Kementerian Agama sebagai institusi negara yang memiliki mandat penting dalam menjamin kebebasan beragama serta merawat harmoni kehidupan sosial masyarakat,” ujar Paris Yasir.

Ia menambahkan, peringatan HAB yang bertepatan dengan awal tahun 2025 menjadi waktu yang tepat untuk melakukan evaluasi kinerja sekaligus memperkuat komitmen pengabdian dalam memberikan pelayanan keagamaan yang profesional, inklusif, dan berkeadilan.

“Tahun baru adalah momentum memperbarui niat dan meneguhkan langkah. Kementerian Agama memegang peran strategis dalam pembangunan karakter bangsa, penguatan moderasi beragama, serta menjaga harmoni sosial, khususnya di Kabupaten Jeneponto,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Paris Yasir juga menyampaikan apresiasi atas sinergi yang selama ini terjalin antara Pemerintah Kabupaten Jeneponto dan Kementerian Agama dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang religius, toleran, dan berdaya saing.

Peringatan Hari Amal Bhakti ke-80 ini diharapkan menjadi energi baru bagi seluruh insan Kementerian Agama untuk terus meningkatkan integritas, mendorong inovasi, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas bagi masyarakat.

Delapan dekade pengabdian bukan sekadar perjalanan waktu, melainkan bukti konsistensi dalam menjaga keharmonisan bangsa di tengah keberagaman.(Ikbal Nakku)