GOWA, UPDATESULSEL.ID – Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa dalam kegiatan buka puasa bersama yang digelar keluarga besar SDN Unggulan Bontomanai, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa. Acara tersebut berlangsung di Hotel Maleo Makassar pada Jumat (19/03/2026).
Kegiatan ini dihadiri para guru dan tenaga kependidikan SDN Unggulan Bontomanai sebagai ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kekompakan di lingkungan sekolah selama bulan suci Ramadan.
Tidak sekadar berbuka puasa bersama, acara juga dirangkaikan dengan kegiatan saling bertukar kado antar guru. Momen tersebut menjadi simbol kebersamaan sekaligus menambah keakraban di antara para pendidik.
Suasana semakin meriah ketika para guru memberikan kejutan kepada kepala sekolah dengan cara yang unik dan penuh canda. Beragam hadiah sederhana namun bermanfaat diberikan, seperti minyak goreng, sabun cuci piring, tepung terigu, hingga berbagai kebutuhan rumah tangga lainnya. Hadiah-hadiah tersebut memancing tawa dan menciptakan suasana hangat di tengah kebersamaan.
Kegiatan ini juga dihadiri Pengawas Sekolah Dasar Kecamatan Bontomarannu yang memberikan apresiasi atas kekompakan dan semangat kebersamaan keluarga besar SDN Unggulan Bontomanai.
Kepala SDN Unggulan Bontomanai, Rachmiati, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, kegiatan buka puasa bersama ini menjadi momen yang sangat baik untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat rasa kekeluargaan di antara para guru. Saya sangat berterima kasih atas kebersamaan serta perhatian dari seluruh rekan-rekan guru yang terus menjaga kekompakan keluarga besar SDN Unggulan Bontomanai,” ujarnya.
Ia berharap semangat kebersamaan tersebut dapat terus dipertahankan karena diyakini berdampak positif terhadap peningkatan kualitas pendidikan di sekolah.
Menurutnya, hubungan kerja yang harmonis akan mendorong semangat mengajar para guru sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan lebih optimal. Hal ini juga sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu pendidikan.
Kegiatan yang berlangsung hingga menjelang malam itu diwarnai canda, tawa, serta suasana kekeluargaan yang kental. Bagi para guru dan tenaga pendidik yang hadir, momen tersebut menjadi kenangan indah sekaligus penguat solidaritas dalam menjalankan tugas mendidik generasi penerus bangsa (*).







