Bendahara OPD Se-Jeneponto Didorong Tertib Administrasi, BPKAD Targetkan “Jeneponto Bahagia” 2026

IMG 20260225 WA01451

JENEPONTO, UPDATESULSEL.ID – Upaya mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan dan akuntabel terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Jeneponto. Melalui pembinaan dan penguatan kapasitas bendahara Organisasi Perangkat Daerah (OPD), visi “Jeneponto Bahagia 2026” mulai dikawal dari sektor administrasi keuangan.

Kegiatan yang dipusatkan di Ruang Pola Kantor Bupati Jeneponto, Rabu (25/2/2026) pukul 10.00 WITA, menghadirkan seluruh bendahara OPD lingkup Pemkab Jeneponto. Agenda tersebut dipandu langsung oleh Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Jeneponto, Mustakibirin, SH., MH.

Dalam arahannya, Mustakibirin menegaskan pentingnya ketertiban administrasi dan kepatuhan terhadap regulasi pengelolaan keuangan daerah. Menurutnya, bendahara memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam memastikan setiap rupiah anggaran dikelola secara benar, tertib, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Alhamdulillah, melalui kegiatan ini kita ingin memastikan seluruh bendahara OPD semakin memahami tata kelola administrasi keuangan. Ini bagian dari langkah bersama menuju Jeneponto yang lebih baik dan bahagia,” ujarnya.

Ia menambahkan, peningkatan kapasitas bendahara bukan sekadar rutinitas, melainkan investasi jangka panjang dalam menciptakan sistem keuangan daerah yang aman dan lancar, khususnya saat menghadapi proses audit atau pemeriksaan.

Menurut Mustakibirin, sinergi antar bendahara di seluruh OPD sangat dibutuhkan agar tidak terjadi kekeliruan administrasi yang dapat berdampak pada kinerja instansi. Dengan pemahaman yang seragam, diharapkan setiap OPD mampu menjalankan tugas perbendaharaan secara profesional dan akuntabel.

Momentum kegiatan yang bertepatan dengan bulan suci Ramadan juga diharapkan membawa keberkahan. Ia berharap semangat kebersamaan dan perbaikan kinerja dapat menjadi pijakan kuat dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan.

“Tujuan utamanya agar bendahara OPD lebih siap, lebih aman, dan lebih lancar dalam menghadapi pemeriksaan keuangan. Jika administrasi tertib, maka pembangunan daerah pun akan berjalan lebih maksimal,” tutupnya.

Dengan komitmen tersebut, Pemkab Jeneponto optimistis tata kelola keuangan yang baik akan menjadi fondasi penting dalam mendukung percepatan pembangunan serta mewujudkan visi Jeneponto Bahagia 2026.(Ikbal Nakku)