ASN Siap Ikut Latihan Dasar Militer Komcad, Karier dan Gaji Tetap Aman

FB IMG 1772238448294 1

JAKARTA, UPDATESULSEL.ID- Pemerintah mendorong Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk ambil bagian dalam penguatan pertahanan negara melalui program Komponen Cadangan (Komcad).

Langkah ini ditandai dengan terbitnya surat resmi dari Rini Widyantini, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), tertanggal 20 Februari 2026.

Surat tersebut ditujukan kepada para Menteri Kabinet Merah Putih, berisi imbauan agar ASN, termasuk Pegawai Negeri Sipil (PNS), dapat berpartisipasi dalam Latihan Dasar Militer (Latsarmil) sebagai bagian dari Komcad.

Kebijakan ini menjadi bagian dari strategi memperkuat kesiapsiagaan nasional tanpa mengesampingkan hak dan kewajiban ASN sebagai aparatur negara.

Kepala Biro Data, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian PANRB, Mohammad Averrouce, menegaskan bahwa ASN yang mengikuti Latsarmil tetap memperoleh hak kepegawaian secara utuh.

“Selama menjalani pelatihan, ASN tetap menerima gaji dan tunjangan sebagaimana menjalankan tugas kedinasan. Selain itu, mereka juga mendapatkan perlindungan kesehatan, perlengkapan, serta jaminan keselamatan,” jelasnya.

Tak hanya itu, pemerintah juga memastikan partisipasi dalam Komcad tidak menghambat jenjang karier.

Bahkan, pengalaman mengikuti pelatihan dasar militer dinilai dapat menjadi nilai tambah dalam pengembangan kompetensi dan kedisiplinan ASN.

Keikutsertaan ASN dalam Komcad dipandang sebagai wujud konkret bela negara. Program ini dirancang untuk meningkatkan kesiapan sumber daya manusia sipil dalam menghadapi potensi ancaman terhadap kedaulatan dan keutuhan NKRI.

Dengan jaminan hak yang tetap terpenuhi serta kepastian pengembangan karier, kebijakan ini diharapkan mendapat respons positif dari kalangan ASN di seluruh Indonesia.

Pemerintah menekankan bahwa partisipasi ASN dalam Komcad bukan sekadar pelatihan militer, melainkan bagian dari penguatan karakter, kedisiplinan, dan semangat nasionalisme dalam menjalankan tugas pelayanan publik.(Pb/Idham)