Siswa Latja SPN Batua Terjun ke Lapangan, Ikut Patroli Dialogis Polres Takalar Asah Mental dan Kepedulian Sosial

Avatar of IAN
Siswa Latja SPN Batua Terjun ke Lapangan, Ikut Patroli Dialogis Polres Takalar Asah Mental dan Kepedulian Sosial

TAKALAR, UPDATESULSEL.ID – Siswa Latihan Kerja (Latja) SPN Batua mulai merasakan langsung dinamika tugas kepolisian di lapangan. Senin (4/5/2026), para calon anggota Polri itu turun bersama personel Sat Samapta Polres Takalar mengikuti patroli dialogis di sejumlah titik keramaian di wilayah Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar.

Kegiatan ini menjadi bagian penting dari pembentukan karakter, mental, dan profesionalisme siswa Latja sebelum benar-benar terjun sebagai anggota Polri di tengah masyarakat.

Dalam patroli tersebut, para siswa menyusuri sejumlah lokasi strategis seperti Jalan Pallantikang hingga Pasar Sentral Takalar. Mereka didampingi satu regu Perintis Presisi yang dipimpin Danru 3 Aipda Rakhman bersama lima personel Sat Samapta.

Bukan sekadar mendampingi, para siswa Latja juga dilibatkan langsung dalam berbagai aktivitas patroli. Mereka belajar berinteraksi dengan masyarakat, menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), hingga memahami pendekatan humanis dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

Salah satu titik patroli yang menjadi perhatian adalah pangkalan ojek Pari’risi. Di lokasi tersebut, para siswa Latja ikut berdialog langsung dengan para pengemudi ojek. Mereka mendengarkan berbagai keluhan warga, menyerap informasi situasi sekitar, sekaligus memberikan imbauan agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi gangguan kamtibmas dan tindak kriminalitas.

Interaksi tersebut menjadi pengalaman berharga bagi para siswa untuk memahami kondisi riil di tengah masyarakat. Tidak hanya soal menjaga keamanan, mereka juga dilatih membangun komunikasi yang baik, mendengar aspirasi warga, serta merespons persoalan dengan pendekatan yang humanis.

Kasat Samapta Polres Takalar, AKP Ahmad Saleh, S.H., M.H., menegaskan bahwa keterlibatan siswa Latja SPN Batua dalam patroli dialogis merupakan bagian dari proses pembelajaran berbasis praktik yang sangat penting bagi pembentukan calon anggota Polri.

Menurutnya, pengalaman langsung di lapangan akan membentuk mental, keterampilan komunikasi, serta kepekaan sosial para siswa sejak dini.

“Kami sengaja melibatkan siswa Latja dalam patroli dialogis agar mereka memahami secara langsung bagaimana tugas kepolisian dijalankan di tengah masyarakat. Mereka tidak hanya hadir secara fisik, tetapi juga belajar membangun komunikasi, menumbuhkan kepercayaan publik, dan merespons situasi dengan tepat,” ujar AKP Ahmad Saleh.

Ia menambahkan, pendekatan humanis yang ditanamkan sejak masa latihan diharapkan mampu melahirkan sosok anggota Polri yang profesional, responsif, dan semakin dekat dengan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membentuk anggota Polri yang tidak hanya tegas dalam penegakan hukum, tetapi juga mampu menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat secara utuh,” tambahnya.

Kegiatan patroli dialogis ini sekaligus menjadi gambaran bahwa pembinaan siswa Latja SPN Batua tidak hanya berfokus pada kedisiplinan dan teori, tetapi juga menitikberatkan pada pengalaman nyata di lapangan sebagai bekal utama menjadi polisi yang humanis dan profesional.(*)